Bank Mandiri Taspen Sintang Dorong UMKM Tumbuh lewat QRIS dan Perluasan Pasar

  • 08 Sep 2026 18:53 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang: Bank Mandiri Taspen KCP Sintang mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan transaksi digital QRIS, penyediaan ruang promosi, pelibatan dalam berbagai kegiatan, hingga perluasan akses pemasaran.

Kepala Cabang Pembantu Bank Mandiri Taspen KCP Sintang, Haris Suhendra, mengatakan dukungan tersebut juga menyasar nasabah pensiunan yang masih menjalankan usaha. Menurutnya, Bank Mandiri Taspen tidak hanya berfokus pada layanan perbankan bagi pensiunan, tetapi juga memiliki berbagai program untuk mendukung pelaku usaha.

“Banyak yang mengenal Bank Mandiri Taspen itu sebagai bank pensiun. Tapi sebenarnya bank kita adalah bank umum yang produknya hampir sama dengan bank lain. Kami juga memiliki program unggulan, terutama QRIS untuk mendukung UMKM di Sintang,” ujar Haris saat mengisi program UMKM BICARA di Pro 1 RRI Sintang, Senin (7/9/2026).

Haris menegaskan, penggunaan QRIS bukan satu-satunya bentuk dukungan kepada UMKM. Pihaknya menyiapkan ruang bagi UMKM yang menjadi nasabah maupun merchant untuk membuka lapak atau tenant secara gratis di halaman kantor, terutama pada awal bulan saat pencairan gaji pensiunan. “Setiap awal bulan, dari tanggal 1 sampai tanggal 5, pensiunan mengambil gaji dan kondisi kantor ramai. Kami persilakan UMKM membuka lapak di halaman kantor. Tempatnya kami siapkan secara gratis,” jelasnya.

Menurut Haris, keberadaan UMKM di lingkungan kantor juga membuka peluang transaksi langsung dengan nasabah yang dapat menggunakan aplikasi mobile banking Bank Mandiri Taspen, MOVIN, maupun QRIS. Dengan demikian, aktivitas transaksi nasabah dapat sekaligus menjadi peluang pemasaran bagi pelaku UMKM.

Selain penyediaan tenant, UMKM juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan melalui program Tiga Pilar, yakni Mantap Aktif, Mantap Sehat, dan Mantap Sejahtera. Pada Mantap Sehat, misalnya, terdapat kegiatan senam sehat bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis setiap awal bulan yang dapat menjadi ruang bagi UMKM untuk memasarkan produk melalui bazar.

“Dalam kegiatan senam sehat ini, UMKM juga bisa hadir dan membuat semacam bazar kecil untuk memasarkan produk. Kemudian pada Mantap Aktif, UMKM bisa kita ajak dalam berbagai kegiatan seperti lomba pada momentum ulang tahun pemerintah daerah, ulang tahun kami maupun peringatan kemerdekaan,” kata Haris.

Sementara itu, melalui program Mantap Sejahtera, Bank Mandiri Taspen mendorong nasabah, termasuk pensiunan dan nasabah umum, untuk mengembangkan usaha dan berwirausaha. Pemanfaatan transaksi digital melalui QRIS menjadi salah satu fasilitas yang diberikan untuk mendukung aktivitas usaha tersebut.

Bank Mandiri Taspen juga memberikan penghargaan atau reward bagi merchant yang mampu meningkatkan volume transaksi setiap bulan. Haris menilai insentif tersebut dapat mendorong UMKM semakin aktif memanfaatkan transaksi digital sekaligus meningkatkan aktivitas usahanya.

“Bagi UMKM atau merchant yang volumenya meningkat setiap bulan, akan kita berikan reward untuk transaksi terbanyak,” ungkapnya.

Haris mengatakan pihaknya juga berencana menjembatani UMKM dengan merchant yang telah menjadi binaan Bank Mandiri Taspen. Misalnya, UMKM yang memproduksi rempeyek dapat dipertemukan dengan merchant rumah makan sehingga produknya bisa dititipkan dan dipasarkan. “Kita tidak hanya memberikan QRIS, tetapi bagaimana caranya UMKM ini bisa kita bantu juga untuk tumbuh,” tegasnya.

Program pemberdayaan tersebut akan terus dikembangkan bersama Rumah UMKM untuk memperkuat ekosistem UMKM di Sintang. Haris berharap produk lokal mampu menjadi pilihan utama masyarakat dan tidak kalah bersaing dengan produk dari luar daerah. “Intinya, produk lokal harus jadi juara di tempatnya sendiri. Jangan sampai produk luar lebih dikenal orang di Sintang dibandingkan produk lokal. Produk-produk lokal Sintang tidak kalah bersaing, baik kerajinan maupun makanan,” pungkas Haris.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....