Perempuan Dayak Berdaya, Berbudaya, dan Berkarya

  • 20 Jul 2026 16:56 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Ketua DPC Perhimpunan Perempuan Dayak (P2D) Kabupaten Sintang, Hendrika, mengajak perempuan Dayak menjadi pribadi yang berdaya, berbudaya, dan berkarya serta berkolaborasi dengan pemerintah untuk mewujudkan Kabupaten Sintang yang maju dan berkelanjutan.

Ajakan tersebut disampaikan Hendrika saat menjadi narasumber dalam dialog Pengarusutamaan Gender di Studio Pro 1 RRI Sintang, Senin (20/7/2026).

Menurut Hendrika, perempuan Dayak memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Karena itu, mereka harus mampu meningkatkan kapasitas diri, menjaga nilai-nilai budaya, serta menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

"Perempuan Dayak harus menjadi bagian dari pembangunan yang berbudaya, berdaya, bermanfaat, dan menjadi mitra pemerintah. Selain membangun perempuan Dayak, kami juga ingin berkolaborasi dengan pemerintah untuk membangun Kabupaten Sintang," ujarnya.

Ia menegaskan seluruh program yang telah disusun DPC P2D Kabupaten Sintang merupakan komitmen organisasi yang akan terus dijalankan.

"Program yang sudah kami rencanakan wajib dijalankan karena itu merupakan komitmen kami," katanya.

Hendrika juga mengajak perempuan Dayak memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dengan menyebarkan konten-konten positif. Menurutnya, media sosial memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter generasi muda sehingga harus dimanfaatkan secara bijaksana.

"Kita harus terus memposting hal-hal positif agar anak-anak tidak mudah terpengaruh oleh konten yang dapat membuat mental mereka menjadi lemah," katanya.

Ia juga mengimbau perempuan Dayak di Kabupaten Sintang, baik generasi muda maupun yang lebih tua, agar tidak takut menyampaikan hal-hal positif. Hendrika mengajak perempuan untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga kesehatan, dan memiliki semangat pantang menyerah agar mampu menjadi garda terdepan dalam memberdayakan perempuan Dayak.

Selain itu, Hendrika berharap Pemerintah Kabupaten Sintang terus memberikan perhatian kepada perempuan Dayak, khususnya yang berada di desa-desa. Menurutnya, peningkatan infrastruktur jalan, akses pendidikan, dan program pemberdayaan akan membuka lebih banyak kesempatan bagi perempuan Dayak untuk berkembang.

"Dengan dukungan pemerintah, perempuan Dayak akan semakin berbudaya, berdaya, memiliki kemampuan, dan mampu berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita pembangunan bangsa," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III DPC P2D Kabupaten Sintang, Lili Suryani, mengatakan perempuan Dayak harus memiliki keterampilan, pendidikan, dan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi agar mampu bersaing di era digital.

"Sekarang membuka usaha tidak seperti dulu. Dengan memanfaatkan teknologi, dari rumah pun kita sudah bisa menjalankan usaha," katanya.

Lili menilai perempuan perlu memiliki penghasilan yang diperoleh melalui usaha yang baik dan halal. Ia juga mengajak perempuan memanfaatkan media sosial secara produktif, tidak hanya untuk membagikan aktivitas pribadi, tetapi juga sebagai media promosi usaha yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.

"Gunakan media sosial secara bijaksana dan bermanfaat untuk menambah penghasilan," ujarnya.

Ia turut mengajak perempuan Dayak untuk terus melestarikan budaya, meningkatkan kreativitas, serta menguasai teknologi. Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam mendidik anak agar menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan siap menjadi pelaku pembangunan.

"Jangan hanya menjadi penonton. Kita harus menjadi pelaku pembangunan di Kabupaten Sintang. Semoga semakin banyak perempuan Dayak yang menjadi pemimpin dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....