Membuka Peluang Usaha Pangan Rumah Tangga Berbasis Modal Minim

  • 03 Agt 2026 21:27 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Kebutuhan ekonomi keluarga mendorong banyak masyarakat mencari sumber penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan rumah. Meski demikian, anggapan bahwa memulai usaha membutuhkan modal besar dan peralatan lengkap masih menjadi kendala yang membuat sebagian orang menunda langkah untuk berwirausaha.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam program UMKM Bicara RRI Sintang, Senin (3/8/2026). Agen Kue Kembang Goyang "Mbak Eni" Eni Puji Lestari, membagikan pengalamannya membangun usaha pangan rumah tangga dengan memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia di rumah.

Eni mengatakan masyarakat tidak perlu menunggu memiliki modal besar atau peralatan produksi yang canggih untuk memulai usaha. "Tidak perlu menunggu modal besar atau alat canggih untuk memulai bisnis kuliner. Dapur rumah dan peralatan yang sudah dimiliki dapat langsung dimanfaatkan," ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan usaha kuliner rumahan lebih ditentukan oleh konsistensi menjaga cita rasa dan kualitas bahan baku. Produk yang memiliki rasa konsisten akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan pelanggan sehingga berpeluang meningkatkan penjualan dari waktu ke waktu.

Ia juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak mudah menyerah ketika penjualan sedang menurun. "Saat penjualan sedang sepi, fokus utama pelaku usaha adalah bertahan, mengevaluasi cita rasa, dan memperluas promosi, bukan berhenti berusaha," katanya.

Selain menjaga kualitas produk, pelaku usaha pemula juga disarankan memulai usaha dalam skala kecil dengan mengelola bahan baku secara efisien serta menjaga kebersihan proses produksi. Promosi melalui media sosial maupun jaringan di lingkungan sekitar dapat menjadi strategi awal untuk memperluas pasar tanpa memerlukan biaya besar.

Dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di rumah dan menerapkan pengelolaan usaha secara bertahap, masyarakat memiliki peluang membangun usaha pangan rumah tangga yang berkelanjutan. Seiring meningkatnya permintaan dan kepercayaan konsumen, kapasitas produksi dapat terus dikembangkan sehingga menjadi sumber pendapatan yang lebih stabil bagi keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....