Ramadan Momen Hijrah tanpa Bullying

  • 11 Mar 2026 20:14 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga – Ramadan adalah bulan saling mengingatkan untuk senantiasa berbuat kebaikan baik dalam aktivitas sehari-hari maupun dalam menggunakan platform media sosial (Medsos) yang menjadi stlye generasi milenial atau generasi Z. Pasalnya, ramadan bukan hanya peristiwa spiritual tahunan, tetapi ruang pendidikan karakter yang paling autentik.

“Di bulan ini, umat Islam belajar menahan lapar, dahaga, dan dorongan ego yang kerap melukai orang lain termasuk melakukan praktek bullying atau perundungan lewat medsos. Puasa itu adalah latihan pengendalian diri secara komprehensif yang mengajarkan disiplin bukan hanya pada tubuh, tetapi juga pada lisan dan perilaku sosial,” kata Ustaz Iqbal saat Obrolan Ramadan Pro1 RRI Sibolga pada Senin, 9 Maret 2026.

Menurut Ustaz Iqbal, di tengah semangat ibadah perlu melihat persoalan bullying yang masih membayangi ruang-ruang pendidikan dan digital. Perundungan sering dianggap candaan, padahal mampu menyisakan luka psikologis yang nyata.

“Sejumlah kajian menunjukkan, korban bullying rentan mengalami kecemasan, penurunan prestasi, bahkan trauma jangka panjang. Dampaknya juga tidak berhenti pada satu momen, melainkan bisa membentuk rasa rendah diri hingga dewasa,” ungkapnya.

Diakui Ustaz Iqbal, ramadan menghadirkan empati sebagai nilai utama, saat merasakan lapar kita sedang dilatih memahami penderitaan orang lain. “Empati adalah fondasi relasi yang sehat. Kita harus mampu merasakan perasaan sesama tidak mudah menjadikan ejekan sebagai hiburan,” sebut Ustaz Iqbal.

“Puasa juga mengajarkan kesadaran diri. Setiap kata yang terucap diuji, apakah itu membawa kebaikan atau justru menyakiti orang,” tambahnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....