Cara Bijak Memilah Ultra Processed Food
- 15 Apr 2026 13:18 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Konsumsi makanan ultra proses semakin meningkat setiap tahun terutama bagi generasi muda di era modern ini. Produk-produk ini umumnya telah melalui berbagai tahapan pengolahan industri yang seringkali kita hubungkan dengan kandungan gula, garam, lemak, serta zat pengawet tambahan lainnya.
Hal ini disampaikan Ratna Prameswari seorang Dosen Ilmu Gizi pada program acara Spada, Pro 2 RRI Sibolga pada Selasa, 14 April 2026. Pemilihan yang cermat menjadi kunci agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan nutrisi secara seimbang karena tidak semua makanan ultra proses harus dihindari.
Ia juga menjelaskan penting bagi masyarakat untuk memahami perbedaan antara produk ultra proses yang minim nutrisi dan yang masih memiliki nilai gizi baik. "Makanan ultra proses biasanya tidak sehat tapi ada beberapa produk olahan yang dapat menjadi pilihan lebih baik jika dipilih dengan cermat, contohnya roti gandum utuh, yogurt tawar, susu nabati, serta sereal gandum utuh yang rendah gula dan tinggi serat" Ucapnya.
Ratna melanjutkan salah satu UPF yang masih tergolong aman adalah roti gandum utuh. Roti yang terbuat dari biji-bijian utuh seperti oat atau barley dengan daftar bahan minimal dapat menjadi sumber serat dan vitamin yang baik bagi tubuh.
| Baca juga: Pentingnya Self Care di tengah Kesibukan |
Serat dari gandum utuh membantu menjaga kesehatan pencernaan serta mengontrol kadar gula darah, sehingga lebih dianjurkan dibandingkan roti putih yang telah melalui proses pemurnian. Selain itu, yoghurt plain atau tawar tanpa tambahan gula walaupun sudah diproses yoghurt ini kaya akan protein, kalsium, serta probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan usus.
Begitu pula dengan susu nabati seperti susu almond, kedelai, atau oat yang telah diperkuat kalsium, dan vitamin D selama tidak mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi. Produk makanan kaleng pun tidak selalu buruk seperti ikan kaleng tuna atau sarden serta sayuran kaleng tanpa tambahan atau saus tinggi gula, masih dapat menjadi sumber protein yang praktis.
Ratna menekankan pembeli sebaiknya menghindari produk dengan kandungan sirup jagung fruktosa tinggi, pewarna buatan, serta pengawet berlebihan. Selain itu, disarankan kombinasikan makanan ultra proses dengan bahan pangan segar supaya masyarakat tetap menikmati kepraktisan makanan olahan tanpa berdampak negatif pada tubuh dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....