Jaga Kesehatan Tubuh saat Musim Kemarau Datang
- 26 Mar 2026 20:01 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Musim kemarau mulai mendekat dan berdampak pada kondisi tubuh manusia. Suhu panas dan udara kering meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Cuaca panas membuat tubuh lebih mudah kehilangan cairan setiap hari. Kondisi ini dapat memicu dehidrasi jika tidak segera diantisipasi.
Dokter umum, dr. Witono, menjelaskan pentingnya menjaga asupan cairan tubuh pada Acara SPADA Rabu, 25 Maret 2026. Ia mengatakan tubuh membutuhkan air lebih banyak saat cuaca panas.
| Baca juga: Kebiasaan Sederhana Memperlambat Penuaan |
“Jangan menunggu haus untuk minum, karena tubuh sudah kekurangan cairan,” ujar dr. Witono. Ia menegaskan konsumsi air harus dilakukan secara rutin sepanjang hari.
Selain dehidrasi, paparan sinar matahari juga berdampak pada kesehatan kulit. Kulit bisa menjadi kering bahkan mengalami iritasi jika tidak terlindungi.
Secara tidak langsung, dr. Witono menyarankan penggunaan pelindung seperti topi dan tabir surya. Langkah ini penting untuk mengurangi dampak paparan sinar matahari.
Kondisi udara kering juga dapat memicu gangguan pernapasan pada sebagian orang. Debu yang meningkat saat kemarau menjadi salah satu penyebabnya.
“Gunakan masker saat berada di luar jika udara terasa berdebu,” tambahnya. Ia juga menyarankan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Asupan makanan bergizi turut berperan menjaga daya tahan tubuh selama kemarau. Buah dan sayur dengan kandungan air tinggi sangat dianjurkan.
Dengan menjaga kesehatan diri, dampak musim kemarau dapat diminimalisir. Kesadaran individu menjadi kunci utama dalam menjaga kondisi tubuh tetap prima.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....