Ikan Teri Sibolga Tapteng Miliki Peluang Ekspor
- 14 Mei 2026 14:44 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Prospek pasar ikan teri Sibolga Tapteng dinilai semakin menjanjikan. Hal itu seiring meningkatnya permintaan pasar, baik di tingkat lokal maupun nasional. Ikan teri yang berasal dari perairan Sibolga Tapteng dikenal memiliki kualitas baik serta rasa yang gurih.
Kondisi itu menjadikan komoditas ini terus diminati oleh konsumen dan pelaku usaha kuliner. Selain itu, hasil tangkapan nelayan yang relatif stabil turut memperkuat posisi ikan teri sebagai salah satu produk unggulan dari daerah Sibolga dan Tapanuli Tengah.
Fahmi Matondang, praktisi perikanan di Sibolga-Tapteng mengatakan, potensi ekonomi dari ikan teri tak lepas dari rutinnya aktivitas nelayan tradisional mencari teri. Setiap musim tangkap, produksi ikan teri dapat meningkat signifikan, sehingga memberi peluang bagi pelaku usaha pengolahan untuk memperluas produksi.
"Tidak hanya dijual dalam bentuk segar, ikan teri juga diolah menjadi produk kering yang memiliki daya simpan lebih lama. Hal ini memudahkan distribusi ke berbagai daerah di Indonesia," ujar Fahmi saat ditemui di tempat pendaratan ikan milik swasta di jalan Ahmad Dahlan Sibolga, Kamis, 14 Mei 2026.
Selain pasar domestik kata Fahmi, peluang ekspor ikan teri Sibolga-Tapteng juga terbuka lebar. Negara-negara Asia dikenal memiliki permintaan tinggi terhadap ikan teri sebagai bahan makanan.
"Tapi kualitas pengolahan haruslah ditingkatkan, kemudian pengemasan, agar produk ikan teri ini mampu menembus pasar internasional," kata Fahmi.
Sementara Ronni Manullang, pemerhati ekonomi menyebut, dukungan pemerintah menjadi hal penting lainnya untuk memperluas pasar produksi ikan teri. Dukungan itu dapat dilakukan lewat hal sertifikasi dan standarisasi mutu.
"Ini sangat penting untuk mendorong ikan teri menjadi produk ekspor. Harus jelas sertifikat higienis, halal, mutu serta kemasan yang menarik," tuturnya.
Dari sisi harga kata Ronni, ikan teri dari Sibolga-Tapteng cenderung stabil dan akan meningkat saat musim tertentu, seperti menjelang hari besar keagamaan atau musim liburan.
"Itu dampak dari tingginya permintaan, hargapun naik dan itu memberikan keuntungan kepada nelayan dan pelaku usaha ikan teri," ujarnya.
Kemudian faktor cuaca kata Ronni, menjadi satu kendala lainnya dalam produksi ikan teri. Dikatakan, cuara buruk di laut akan sangat berpengaruh pada minimnya hasil tangkapan nelayan yang membuat produksi akan menurun.
Namun Fahmi dan Ronni sepakat jika dikelola secara berkelanjutan dan profesional, ikan teri dari daerah ini berpotensi menjadi produk unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan daerah sekaligus memperkuat sektor perekonomian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....