Serupa tapi Tak Sama, Kenali Perbedaan Dimsum dan Siomay
- 31 Mar 2026 11:55 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga – Kudapan dimsum dan siomay sering kali dianggap sebagai makanan yang sama oleh sebagian masyarakat karena kemiripan bentuk dan cara penyajiannya yang dikukus. Padahal, jika ditelusuri lebih dalam, kedua makanan populer ini memiliki akar sejarah, komposisi bahan, hingga karakteristik rasa yang sangat berbeda satu sama lain.
Praktisi UMKM dan kuliner, Ibu Aridawarni Sitohang,menjelaskan bahwa dimsum sebenarnya merujuk pada kategori besar makanan kecil dalam tradisi "yum cha" atau minum teh di Tiongkok. Dimsum terdiri dari berbagai jenis varian, sementara siomay yang dikenal luas di tanah air merupakan hasil adaptasi dari salah satu jenis dimsum yang bernama shumai.
"Dimsum aslinya memiliki karakter rasa yang lebih ringan karena fokus menonjolkan aroma dan rasa alami dari bahan utamanya seperti udang atau ayam. Di sisi lain, siomay Indonesia telah berevolusi menjadi hidangan dengan cita rasa lokal yang lebih berani dan kompleks," ujar Arida melalui sambungan telepon pada Program Santai Siang pada Senin, 30 Maret 2026.
Secara komposisi, dimsum umumnya menggunakan kulit pembungkus yang lebih tipis dan transparan dengan isian daging yang dominan. Sementara itu, siomay khas Indonesia identik dengan penggunaan ikan tenggiri sebagai bahan dasar utama, yang dicampur dengan tepung tapioka untuk menghasilkan tekstur yang lebih kenyal.
Perbedaan yang paling mencolok terletak pada pelengkap dan cara penyajiannya kepada konsumen. Dimsum biasanya disajikan secara sederhana dalam wadah bambu dan dinikmati bersama saus sambal cair atau chili oil untuk mempertahankan keaslian rasa isiannya yang lembut.
"Siomay Indonesia memiliki ciri khas penyajian yang jauh lebih ramai, yakni disandingkan dengan kentang, tahu, kol, hingga pare. Siraman bumbu kacang yang kental, kecap manis, serta perasan jeruk limau memberikan sensasi rasa gurih dan segar yang sangat kuat di lidah," tambahnya.
Masyarakat juga sering kali membedakan keduanya dari segi tingkat kekenyangan saat dikonsumsi sebagai menu harian. Dimsum cenderung diposisikan sebagai makanan ringan atau pendamping, sedangkan satu porsi siomay lengkap sering kali dianggap sebagai makanan berat karena kandungan karbohidrat dari pelengkapnya yang beragam.
Baik dimsum maupun siomay, keduanya memiliki tempat tersendiri di hati pencinta kuliner tanah air dan terus berkembang dengan berbagai inovasi rasa yang semakin beragam dan menggugah selera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....