Dimsum Keliling Solusi Usaha Fleksibel tanpa Toko

  • 31 Mar 2026 11:52 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga – Dinamika bisnis kuliner saat ini melahirkan tren baru yang memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui konsep dimsum keliling. Strategi ini menjadi solusi konkret bagi masyarakat yang ingin merintis usaha kuliner tanpa harus terbebani oleh tingginya biaya sewa bangunan atau kontrak toko permanen yang sering kali menjadi hambatan utama bagi pemula.

Praktisi UMKM, Ibu Aridawarni Sitohang, menjelaskan bahwa dimsum memiliki daya tarik universal yang digemari oleh berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Dengan karakter produk yang praktis dan harga yang relatif terjangkau, dimsum keliling dinilai memiliki perputaran modal yang sangat cepat karena mampu mendatangi langsung para pelanggan potensial.

"Konsep keliling ini memangkas banyak biaya operasional tetap. Pelaku usaha tidak perlu menunggu pelanggan datang ke toko, melainkan mereka yang menjemput bola ke lokasi-lokasi yang sedang ramai, sehingga potensi penjualan harian bisa lebih maksimal," ujar Arida melalui sambungan telepon pada Program Santai Siang pada Senin, 30 Maret 2026.

Secara teknis, modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ini tergolong minim namun memiliki fungsionalitas tinggi. Peralatan sederhana seperti kukusan portabel, kompor mini, dan wadah penyimpanan yang higienis sudah cukup untuk menjalankan operasional harian, sehingga sangat cocok bagi warga yang ingin memulai usaha dari skala rumahan.

Pemanfaatan desain gerobak atau booth portabel yang menarik dan bersih menjadi faktor penentu dalam memikat pandangan calon pembeli di pinggir jalan. Aspek higienitas tetap menjadi prioritas utama agar konsumen merasa aman dan nyaman saat membeli produk kuliner yang dijajakan secara berpindah-pindah tersebut.

"Inovasi juga menjadi kunci agar tidak kalah saing. Selain varian ayam dan udang yang klasik, kami menyarankan pelaku usaha untuk berkreasi dengan rasa kekinian seperti dimsum keju atau varian pedas untuk menarik minat pelanggan baru," tambahnya.

Strategi pemasaran digital melalui media sosial juga dinilai sangat efektif untuk menginformasikan lokasi jualan terkini kepada pelanggan setia secara real-time. Komunikasi yang aktif antara penjual dan pembeli melalui platform pesan singkat dapat membangun komunitas pelanggan yang loyal meskipun lokasi berjualan bersifat dinamis atau tidak menetap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....