Kemiskinan Petani Nelayan Jadi Perhatian Publik
- 27 Agt 2026 20:12 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Kemiskinan masih membayangi kehidupan petani dan nelayan, meski keduanya berperan penting memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Kondisi tersebut menjadi perhatian Bung Leman dalam program Opini Publik di Pro1 RRI Sibolga, Selasa, 26 Agustus 2026.
Bung Leman mengatakan, pendapatan petani dan nelayan sering tidak menentu, sementara biaya produksi terus meningkat setiap waktu. Menurutnya, ketergantungan terhadap musim, harga komoditas, serta keterbatasan akses modal membuat kesejahteraan mereka rentan mengalami tekanan.
“Petani dan nelayan sering menghadapi pendapatan tidak menentu, sementara biaya produksi terus meningkat setiap waktu,” ujar Bung Leman. Ia menilai kondisi tersebut semakin berat ketika hasil panen maupun tangkapan menurun, sedangkan kebutuhan rumah tangga tetap harus dipenuhi.
“Pemerintah perlu memperkuat perlindungan petani dan nelayan melalui akses modal, pasar, teknologi, serta pendampingan berkelanjutan,” katanya. Menurutnya, upaya tersebut penting agar masyarakat pesisir dan pedesaan tidak sekadar bertahan, tetapi mampu meningkatkan pendapatan.
Bung Leman menilai penguatan koperasi, pengendalian rantai distribusi, serta pembangunan infrastruktur diperlukan untuk memperluas peluang ekonomi masyarakat. Selain bantuan langsung, peningkatan keterampilan dan literasi keuangan juga dapat membantu keluarga mengelola pendapatan secara lebih bijaksana.
Program pemberdayaan perlu melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, lembaga keuangan, serta masyarakat agar manfaatnya berlangsung secara berkelanjutan. Dengan kebijakan tepat, sektor pertanian dan perikanan dapat menjadi penggerak ekonomi sekaligus membantu mengurangi angka kemiskinan nasional.
Namun, keberhasilan program membutuhkan pengawasan agar bantuan benar-benar diterima kelompok sasaran dan mampu menjawab kebutuhan mereka secara nyata. Petani dan nelayan bukan sekadar penerima bantuan, melainkan pelaku utama pembangunan ekonomi yang membutuhkan perlindungan dan kesempatan.
Karena itu, penguatan sektor pertanian dan perikanan harus ditempatkan sebagai investasi sosial untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan yang konsisten diharapkan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi sekaligus memperkuat kesejahteraan petani dan nelayan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....