Banjir Terulang, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Penanganan Serius

  • 26 Jul 2026 22:16 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Banjir kembali melanda Kecamatan Tukka menyebabkan aktivitas warga terganggu setiap musim hujan datang kini lagi.

Warga berharap solusi nyata segera dilakukan karena banjir berulang menimbulkan kerugian material serta ancaman keselamatan keluarga mereka besar.

Informasi ini disampaikan narasumber Bung Leman saat dihubungi melalui telepon selular dalam program Opini Publik Pro1 RRI Sibolga.

Pada Selasa 21 Juli 2026 ia menjelaskan kondisi banjir yang terus terjadi meskipun berbagai upaya pemerintah sudah dilakukan sebelumnya.

“Banjir di Tukka ini bukan kejadian baru, masyarakat sudah sering merasakan dampaknya dan berharap penanganan lebih serius, " ujarnya. Ia menilai langkah yang dilakukan masih belum menyentuh akar masalah sehingga banjir terus berulang setiap musim hujan datang.

Menurutnya, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase serta pengelolaan lingkungan yang diduga menjadi penyebab utama banjir. Selain itu, koordinasi antar instansi juga dinilai penting agar penanganan banjir dan longsor dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

Warga juga mempertanyakan sampai kapan mereka dapat merasa aman dan nyaman tinggal di wilayah yang rawan banjir tersebut. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terutama bagi keluarga yang tinggal di daerah rendah dan dekat aliran sungai Tukka.

“Harus jelas siapa yang bertanggung jawab atas penanganan banjir dan longsor agar masyarakat tidak terus menjadi korban, " tambahnya. Ia berharap pemerintah segera memberikan solusi konkret serta transparansi dalam penanganan masalah banjir yang terjadi di Kecamatan Tukka.

Dengan kondisi yang terus berulang, masyarakat berharap adanya langkah nyata yang dapat memberikan rasa aman bagi warga setempat.

Penanganan yang tepat diharapkan mampu menghentikan siklus banjir tahunan sehingga kehidupan warga Kecamatan Tukka kembali normal dan stabil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....