Perkuat Sinergi dan Layanan Publik, Kemenag Tapteng Gelar Forum Pelayanan Publik

  • 25 Jul 2026 23:46 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapanuli Tengah - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tapanuli Tengah menggelar Forum Pelayanan Publik guna memperkuat sinergi lintas instansi serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Tapanuli Tengah pada Kamis, 23 Juli 2026, ini diikuti jajaran ASN Kemenag, perwakilan Ormas Al Washliyah, Muhammadiyah, NU, serta unsur masyarakat luas.

Forum ini dirancang sebagai wadah dialog, koordinasi, sekaligus evaluasi agar penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan Kemenag semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui ajang ini, para peserta dibekali pemahaman mendalam terkait pentingnya integritas aparatur, kepatuhan pada regulasi, hingga penerapan budaya pelayanan yang prima.

Dalam laporannya, Ketua Panitia sekaligus Kasubbag Tata Usaha Kemenag Tapanuli Tengah, Dr. H. Ismail, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Sibolga dan BSI Sibolga. Kejaksaan membawakan materi pencegahan korupsi, sementara BSI memberikan pelatihan service excellence guna mendorong layanan yang cepat, tepat, dan ramah.

“Forum ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan integritas aparatur dan kolaborasi pemangku kepentingan. Kami berharap peserta mengimplementasikannya dalam tugas sehari-hari sesuai nilai BerAKHLAK,” ujar Ismail di lokasi acara.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah, H. Awaluddin Habibi Siregar, S.Ag., MA, menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan publik merupakan komitmen bersama seluruh ASN Kemenag. Menurutnya, ukuran pelayanan yang baik tidak hanya pada kecepatan dan ketepatan, melainkan juga dari sikap yang transparan, ramah, dan bertanggung jawab.

“Forum ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak serta menjadi sarana untuk terus melakukan perbaikan pelayanan sehingga masyarakat memperoleh layanan yang mudah, cepat, dan berkualitas,” tutur Awaluddin Habibi Siregar saat memberikan sambutan.

Sesi pemaparan materi dari Kejaksaan Negeri Sibolga menyoroti penerapan Whistleblowing System (WBS) dan tata cara pelaporan gratifikasi guna mendukung pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Di sisi lain, BSI Sibolga menekankan pentingnya standar pelayanan profesional untuk membangun kembali serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi instansi keagamaan.

Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan, yang ditandai dengan tingginya partisipasi pada sesi diskusi dan tanya jawab terkait tantangan pelayanan di lapangan. Melalui gelaran forum ini, Kemenag Tapanuli Tengah kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan birokrasi yang responsif, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....