Masyarakat Diimbau Utamakan Keamanan dan Kesehatan
- 06 Mei 2026 15:36 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Meningkatnya intensitas cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga panas ekstrem mendorong masyarakat untuk lebih waspada dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Liberto Pardosi, Kepala Kelompok Teknisi BMKG Pinangsori, saat Dialog Kentongan Pro 1, Selasa, 5 Mei 2026 mengingatkan pentingnya persiapan dan kehati-hatian guna menghindari risiko yang dapat mengancam keselamatan dan kesehatan.
Menurut Liberto, langkah awal yang perlu dilakukan dengan memantau prakiraan cuaca sebelum keluar rumah. Informasi cuaca terkini dapat diakses melalui kanal resmi BMKG maupun aplikasi cuaca terpercaya.
“Jika kondisi cuaca tidak mendukung, sebaiknya tunda aktivitas luar ruangan yang tidak mendesak, terutama saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang atau petir,” ujar Liberto.
Selain itu, penggunaan pakaian yang sesuai juga menjadi faktor penting. Saat hujan, masyarakat disarankan menggunakan jas hujan dan pakaian hangat, sementara pada kondisi panas ekstrem, pakaian yang ringan dan mampu menyerap keringat lebih dianjurkan untuk menjaga kenyamanan tubuh.
Dalam hal keselamatan di jalan, masyarakat diminta untuk menghindari lokasi berisiko seperti berteduh dibawah pohon besar, papan reklame, atau tiang listrik saat angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bahaya tertimpa atau tersengat listrik. Pengendara juga diimbau untuk tidak menerobos genangan air yang dalam karena dapat membahayakan keselamatan dan merusak kendaraan.
“Bagi pengguna sepeda motor, penting menggunakan helm berstandar SNI serta jas hujan berkualitas agar tetap terlindungi selama perjalanan. Agar masyarakat mengalihkan aktivitas kedalam ruangan apabila cuaca tidak memungkinkan. Kegiatan seperti olahraga di rumah atau pusat kebugaran dapat menjadi alternatif yang aman, begitu pula dengan berbagai hiburan indoor.” Kata Liberto.
Dari sisi kesehatan, menjaga daya tahan tubuh menjadi hal yang tidak kalah penting. Masyarakat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih minimal delapan gelas per hari, mengonsumsi makanan bergizi, serta beristirahat yang cukup. Saat cuaca dingin, minuman hangat seperti teh atau jahe dapat membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Kebersihan diri juga perlu diperhatikan, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan. “Segera cuci tangan dan kaki setelah terkena air hujan untuk mencegah risiko penyakit kulit maupun infeksi. Dengan menerapkan langkah-langkah ini, masyarakat diharapkan dapat tetap beraktivitas secara aman dan sehat meskipun berada ditengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Pemerintah dan pihak terkait juga terus mengimbau agar warga selalu mengikuti perkembangan informasi cuaca guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan.” tutup Liberto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....