Implementasi Pengarusutamaan Gender di Sektor Pendidikan

  • 09 Feb 2026 12:00 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Pengarusutamaan gender di dunia pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan sistem pembelajaran yang adil dan setara bagi seluruh peserta didik. Upaya ini bertujuan untuk menghilangkan berbagai bentuk diskriminasi berbasis gender yang masih kerap ditemukan di lingkungan pendidikan.

Diskriminasi ini dapat berupa stereotip, subordinasi, maupun perlakuan tidak setara terhadap peserta didik maupun tenaga pendidik. Kondisi ini berpotensi menghambat pengembangan potensi individu, baik laki-laki maupun perempuan, sejak usia dini hingga jenjang pendidikan tinggi, hal ini disampaikan Novi Hamzah tenaga pendidik SD Negeri di kota Sibolga pada Pengarusutamaan Gender Pro 1, Senin, 9 Februari 2026.

Pengarusutamaan gender merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan yang sama. Menurut Novi, pendidikan seharusnya menjadi ruang aman dan inklusif bagi semua pihak tanpa memandang perbedaan gender. “Pengarusutamaan gender sangat penting untuk menghilangkan diskriminasi dan stereotip yang selama ini masih melekat di lingkungan pendidikan,” kata Novi.

Ia menjelaskan penerapan perspektif gender dalam pendidikan tidak hanya menyangkut akses belajar, tetapi juga mencakup pengembangan kurikulum yang responsif gender. Kurikulum ini diharapkan mampu memberikan ruang yang sama bagi peserta didik untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya.

Selain itu, pengarusutamaan gender juga mendorong terciptanya kesempatan yang setara dalam pemanfaatan fasilitas pendidikan, pengembangan potensi akademik maupun nonakademik, serta peluang untuk menempati posisi kepemimpinan, baik di sekolah maupun perguruan tinggi.

Novi juga mengatakan peran pendidik sangat penting dalam menanamkan nilai kesetaraan gender sejak dini. Guru diharapkan mampu menjadi teladan dalam bersikap adil dan menghindari perlakuan yang membedakan peserta didik berdasarkan gender.

Dengan diterapkannya pengarusutamaan gender secara konsisten, dunia pendidikan diharapkan dapat melahirkan generasi yang lebih inklusif, adil, dan memiliki kesadaran akan pentingnya kesetaraan. Hal ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berkeadilan dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....