Langkah Sederhana Deteksi Dini Kanker Serviks
- 15 Jun 2026 16:47 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) menjadi salah satu metode skrining yang efektif untuk mendeteksi dini kanker leher rahim atau kanker serviks pada perempuan. Metode ini dinilai sederhana, cepat, terjangkau, dan dapat dilakukan di fasilitas kesehatan dasar seperti puskesmas maupun klinik.
Pada pemeriksaan ini, tenaga kesehatan mengoleskan larutan asam asetat (asam cuka) ke leher rahim untuk melihat adanya perubahan warna yang dapat mengindikasikan sel abnormal atau prakanker. Hasil pemeriksaan umumnya dapat diketahui dalam waktu singkat.
Putri Aulia Lubis, Ketua TP PKK kecamatan Sibolga Sambas, saat Dialog Pengarusutamaan Gender Pro 1, Senin, 15 Juni 2026 mengatakan bahwa kesadaran perempuan untuk melakukan pemeriksaan IVA sangat penting sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks.
“IVA test merupakan pemeriksaan yang sederhana namun memiliki manfaat besar dalam mendeteksi adanya perubahan sel pada leher rahim sejak dini. Semakin cepat ditemukan, maka peluang penanganan dan kesembuhan juga akan semakin baik,” ujarnya.
Menurutnya, masih banyak perempuan yang enggan melakukan pemeriksaan karena kurangnya informasi atau rasa takut terhadap hasil pemeriksaan. Padahal, kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah melalui deteksi dini dan pemeriksaan rutin.
“Melalui edukasi yang terus dilakukan oleh TP PKK dan tenaga kesehatan, kami berharap semakin banyak perempuan yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, termasuk dengan melakukan IVA test secara berkala,” kata Putri Aulia.
| Baca juga: Eco Mandiri, Sampah Jadi Manfaat |
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan IVA memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi dalam mendeteksi lesi prakanker serviks. Metode ini juga direkomendasikan sebagai alternatif skrining yang mudah diterapkan, terutama di daerah dengan keterbatasan fasilitas laboratorium.
Putri Aulia Lubis juga mengimbau para wanita usia subur, khususnya yang sudah menikah atau aktif secara seksual, untuk tidak ragu memanfaatkan layanan pemeriksaan IVA yang tersedia di fasilitas kesehatan.
“Deteksi dini adalah kunci utama. Jangan menunggu muncul gejala, karena pada banyak kasus kanker serviks, gejala baru dirasakan ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut. Dengan IVA test, kita dapat melakukan pencegahan lebih awal demi kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik,” katanya.
Melalui peningkatan kesadaran masyarakat, diharapkan semakin banyak perempuan yang melakukan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA. Selain itu, kemudahan akses layanan kesehatan diharapkan mampu menekan angka kejadian kanker serviks dan meningkatkan kualitas kesehatan perempuan Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....