FIFA Evaluasi Tata Kelola Usai Polemik Saham Piala Dunia
- 07 Agt 2026 07:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jajaran pimpinan FIFA menegaskan dukungan penuh kepada Presiden FIFA Gianni Infantino.
- Gianni Infantino menjabat sebagai Presiden FIFA sejak 2016
RRI.CO.ID, Jakarta: FIFA akan mengevaluasi tata kelola organisasi setelah membatalkan rencana penjualan 20 persen saham entitas pengelola hak komersial Piala Dunia. Langkah itu diambil menyusul kritik terhadap proses pengambilan keputusan yang dinilai kurang transparan.
Pembatalan rencana tersebut memicu sorotan terhadap kepemimpinan Presiden FIFA Gianni Infantino. Sejumlah konfederasi dan pemangku kepentingan sebelumnya meminta FIFA memperkuat transparansi dalam setiap kebijakan strategis.
Di tengah polemik itu, Sekretaris Jenderal FIFA dan Dewan Manajemen FIFA menyatakan tetap mendukung kepemimpinan Infantino. Pernyataan tersebut disampaikan seusai pertemuan pimpinan FIFA di Rabat, Maroko.
"Sekretaris Jenderal FIFA dan anggota Dewan Manajemen FIFA menegaskan kembali dukungan penuh kepada Presiden FIFA Gianni Infantino," demikian pernyataan resmi FIFA, dikutip BBC Sport.
FIFA menyatakan evaluasi dilakukan untuk memperkuat tata kelola organisasi. Langkah tersebut diharapkan mencegah persoalan serupa pada masa mendatang.
Infantino juga menyampaikan dukungan kepada Sekretaris Jenderal FIFA dan jajaran administrasi. Ia mengapresiasi kinerja mereka dalam menjalankan berbagai program organisasi.
"Presiden FIFA menegaskan kembali dukungan penuhnya kepada Sekretaris Jenderal FIFA dan jajaran administrasi FIFA," tulis FIFA.
Infantino menjabat sebagai Presiden FIFA sejak 2016. Masa jabatan ketiganya berlangsung hingga 2027 setelah kembali terpilih pada Kongres FIFA 2023.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....