Maroko Difavoritkan? Federasi Spanyol Mulai Khawatir Soal Final Piala Dunia 2030

  • 03 Agt 2026 10:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol dikabarkan mulai cemas, terhadap peluang negaranya menjadi tuan rumah final Piala Dunia 2030. Kekhawatiran itu muncul, di tengah semakin eratnya hubungan antara Presiden FIFA, Gianni Infantino
  • Melansir El Larguero (Cadena SER) menyebutkan, optimisme yang selama ini dimiliki Federasi Spanyol mulai memudar. Sejumlah pejabat internal bahkan menilai persaingan dengan Maroko kini semakin sulit diprediksi.
  • Tidak dilanjutkannya proyek ini melayani kepentingan keluarga sepak bola internasional. Dan, menjaga kesatuannya

RRI.CO.ID, Jakarta - Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol dikabarkan mulai cemas, terhadap peluang negaranya menjadi tuan rumah final Piala Dunia 2030. Kekhawatiran itu muncul, di tengah semakin eratnya hubungan antara Presiden FIFA, Gianni Infantino, dengan Maroko.

Melansir El Larguero (Cadena SER) menyebutkan, optimisme yang selama ini dimiliki Federasi Spanyol mulai memudar. Sejumlah pejabat internal bahkan menilai persaingan dengan Maroko kini semakin sulit diprediksi.

Dalam dua tahun terakhir, Gianni Infantino tercatat beberapa kali melakukan kunjungan ke Maroko. Sementara itu, Presiden FIFA belum kembali mengunjungi Spanyol sejak berakhirnya kepemimpinan Luis Rubiales di federasi sepak bola negara tersebut.

Kondisi tersebut memunculkan spekulasi, bahwa hubungan FIFA dengan Maroko semakin kuat. Apalagi, Kongres FIFA yang akan menentukan kepemimpinan organisasi pada 2027 dijadwalkan berlangsung di Rabat.

Maroko Dianggap Punya Peluang Besar

Penentuan lokasi pertandingan final Piala Dunia 2030 sepenuhnya berada di bawah kewenangan FIFA. Jika kembali terpilih sebagai Presiden FIFA pada 2027, Infantino diperkirakan, memegang mandat hingga 2031 sehingga memiliki peran penting dalam keputusan tersebut.

Meski Stadion Santiago Bernabéu disebut sebagai salah satu stadion terbaik untuk menggelar partai final, Maroko dinilai memiliki peluang yang semakin besar. Hal itu, berkat hubungan diplomatik dan sepak bola yang terus menguat dengan FIFA.

Federasi UEA Tegaskan Dukungan kepada FIFA

Di tengah dinamika tersebut, Federasi Sepak Bola Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan, dukungan penuh kepada kepemimpinan Gianni Infantino. Pernyataan resmi itu, disampaikan setelah FIFA memutuskan menghentikan rencana penjualan sebagian hak komersial turnamen-turnamennya melalui proyek 'FIFA Forward Enterprise'.

Federasi UEA menilai, keputusan tersebut merupakan langkah positif demi menjaga persatuan komunitas sepak bola dunia. Organisasi itu juga mengajak seluruh federasi untuk mengedepankan kepentingan bersama dalam setiap kebijakan yang diambil FIFA.

"Tidak dilanjutkannya proyek ini melayani kepentingan keluarga sepak bola internasional. Dan, menjaga kesatuannya," kata pernyataan resmi Federasi Sepak Bola Uni Emirat Arab.

Spanyol Tetap Optimistis Jadi Tuan Rumah Utama

Meski muncul berbagai spekulasi, Federasi Spanyol belum mempertimbangkan, menarik diri dari proyek tuan rumah bersama Piala Dunia 2030. Fokus utama mereka tetap memastikan sebagian besar pertandingan berlangsung di wilayah Spanyol.

Jurnalis Spanyol, Anton Meana, menyebut kekhawatiran memang mulai terasa di internal federasi. Namun, menurutnya, Spanyol masih akan terus memperjuangkan hak menjadi lokasi pertandingan final.

"Mereka selama ini selalu optimistis. Tetapi kini ada kekhawatiran karena hubungan antara Maroko dan FIFA," ujar Anton Meana dalam program El Larguero.

Persaingan memperebutkan laga final diperkirakan masih akan berlangsung hingga keputusan resmi diumumkan FIFA. Selain aspek teknis stadion, dinamika politik dan hubungan antarorganisasi sepak bola juga diyakini akan menjadi faktor yang ikut memengaruhi hasil akhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....