Kursi Infantino Terancam? Dua Nama Kuat Maju Bursa Presiden FIFA 2027
- 02 Agt 2026 11:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Masa depan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA terus menjadi sorotan dunia. Tepatnya, setelah rencana kontroversial Infantino yang ingin melibatkan investor swasta dalam turnamen-turnamen utama FIFA, seperti Piala Dunia.
- Presiden CONCACAF Victor Montagliani menjadi salah satu nama yang berpotensi maju sebagai calon Presiden FIFA berikutnya. Selain itu, Presiden AFC, Sheikh Salman Bin Ebrahim Al Khalifa juga disebut sebagai kandidat yang berpeluang
- Usulan ini tidak benar, dari sisi proses, tata kelola, dan substansi. Usulan ini harus dibatalkan
RRI.CO.ID, Jakarta - Masa depan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA terus menjadi sorotan dunia. Tepatnya, setelah rencana kontroversial Infantino yang ingin melibatkan investor swasta dalam turnamen-turnamen utama FIFA, seperti Piala Dunia.
Melansir laporan Reuters, Presiden CONCACAF Victor Montagliani menjadi salah satu nama yang berpotensi maju sebagai calon Presiden FIFA berikutnya. Selain itu, Presiden AFC, Sheikh Salman Bin Ebrahim Al Khalifa juga disebut sebagai kandidat yang berpeluang menggantikan Infantino.
Selama beberapa tahun terakhir, Infantino dikenal sebagai sosok yang memiliki posisi sangat kuat di FIFA. Namun situasi berubah, setelah ia mengusulkan skema pemberian saham turnamen FIFA kepada investor swasta yang memicu penolakan dari berbagai pihak.
UEFA menjadi konfederasi pertama yang menyampaikan penolakan secara terbuka terhadap usulan tersebut. Federasi sepak bola Belanda (KNVB) bahkan menilai, gagasan itu bermasalah dari sisi tata kelola maupun proses pengambilan keputusan.
"Usulan ini tidak benar, dari sisi proses, tata kelola, dan substansi. Usulan ini harus dibatalkan," kata Ketua KNVB, Frank Paauw dalam keterangan resminya seperti dilansir NOS, dikutip Minggu, 2 Agustus 2026.
Paauw juga menegaskan, seluruh 55 anggota UEFA tidak akan mengikuti kompetisi FIFA selama usulan tersebut belum dicabut. Pernyataan itu memperlihatkan besarnya penolakan terhadap kebijakan yang diusulkan Infantino.
Penolakan serupa kemudian datang dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Sikap tersebut semakin memperbesar tekanan terhadap kepemimpinan Infantino di organisasi sepak bola dunia.
Tekanan tidak hanya berasal dari luar FIFA, tetapi juga dari internal organisasi. Dua pejabat penting FIFA, Carlos Cordeiro dan Kevin Lamour, memutuskan mundur dari jabatannya di tengah polemik yang berkembang.
Lamour secara terbuka mengkritik arah kepemimpinan FIFA saat ini. Ia menilai keputusan tersebut lebih mencerminkan keinginan pribadi dibandingkan hasil kesepakatan bersama di dalam organisasi.
"Seorang ketua harus menyatukan orang, mempersatukan dan menginspirasi mereka. Hari ini kita melihat yang terjadi justru kebalikannya," ujar Kevin Lamour.
Laporan The Times menyebutkan, mosi tidak percaya terhadap Presiden FIFA dapat diajukan apabila memperoleh dukungan dari sedikitnya 43 negara anggota. Dengan sikap kompak negara-negara anggota UEFA yang menolak usulan tersebut, peluang munculnya mosi tersebut dinilai semakin terbuka.
Meski mosi tidak percaya tidak otomatis mencopot Presiden FIFA dari jabatannya. Namun, tekanan politik di dalam organisasi dapat membuat posisi Infantino semakin sulit dipertahankan.
Situasi itu, juga membuka peluang bagi munculnya kandidat baru dalam pemilihan Presiden FIFA periode 2027–2031. Victor Montagliani menjadi salah satu nama yang paling sering disebut sebagai calon penerus Infantino.
Presiden CONCACAF asal Kanada itu diketahui, telah lama memiliki ambisi untuk memimpin FIFA dan memiliki kesempatan mendaftarkan pencalonannya hingga 18 November 2026. Selain Montagliani, Presiden AFC Sheikh Salman Bin Ebrahim Al Khalifa juga masuk dalam bursa calon Presiden FIFA.
Ia menegaskan, masa depan sepak bola internasional harus dibangun melalui dialog, konsultasi bersama, dan tata kelola yang baik. Sementara itu, nama Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, sempat dikaitkan dengan kursi Presiden FIFA.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....