Spanyol Menang 2-0, Van der Vaart Kritik Pedas Prancis: Seperti Naik Komidi Putar
- 15 Jul 2026 11:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Legenda sepak bola Belanda, Rafael van der Vaart memberikan, pujian kepada timnas Spanyol setelah menyingkirkan Prancis. Dalam laga semifinal Piala Dunia 2026, Spanyol menang atas Prancis dengan skor 2-0.
- Van der Vaart pun mengkritik, para pemain Prancis yang jarang sekali menyentuh bola kala melawan Spanyol. Van der Vaart menilai, para pemain Prancis seperti dengan bermain Komidi Putar di pasar malam.
- Rabiot itu seolah-olah sedang berada di komidi putar di pasar malam, masih ada beberapa pemain lain seperti itu. Mereka sama sekali tidak bisa mengendalikan permainan
RRI.CO.ID, Jakarta - Legenda sepak bola Belanda, Rafael van der Vaart memberikan, pujian kepada timnas Spanyol setelah menyingkirkan Prancis. Dalam laga semifinal Piala Dunia 2026, Spanyol menang atas Prancis dengan skor 2-0.
Van der Vaart pun mengkritik, para pemain Prancis yang jarang sekali menyentuh bola kala melawan Spanyol. Van der Vaart menilai, para pemain Prancis seperti dengan bermain komidi putar di pasar malam.
Van der Vaart menilai, Spanyol kembali menunjukkan identitas permainan yang konsisten sepanjang turnamen. Ia menyebut Prancis hampir tidak memiliki kesempatan untuk mengembangkan permainan.
"Mereka pantas sekali menang, mereka bermain seperti yang mereka lakukan sepanjang turnamen, mengendalikan permainan. Lawan sama sekali tidak bisa menyentuh bola sepanjang pertandingan dan hanya memiliki sedikit peluang," kata Van der Vaart dalam pernyataannya seperti dilansir laman NOS, Rabu, 15 Juli 2026.
Selain memuji Spanyol, mantan gelandang Real Madrid itu, juga melontarkan kritik tajam kepada penampilan Prancis. Ia menilai lini tengah Les Bleus gagal mengimbangi intensitas permainan yang ditunjukkan Spanyol.
Van der Vaart secara khusus, menyoroti performa Adrien Rabiot yang dinilai kesulitan mengikuti ritme pertandingan. Ia bahkan menggunakan perumpamaan yang menyindir penampilan gelandang Prancis tersebut.
"Rabiot itu seolah-olah sedang berada di komidi putar di pasar malam, masih ada beberapa pemain lain seperti itu. Mereka sama sekali tidak bisa mengendalikan permainan," ucap Van der Vaart.
Tidak hanya itu, ia juga mengkritik, penampilan Ousmane Dembélé yang dianggap tidak konsisten sepanjang laga. Menurut Van der Vaart, penyerang Prancis itu sulit mempertahankan performa terbaiknya.
"Dembélé, kamu selalu merasa entah dia tampil seperti pemain kelas dunia atau justru seperti pemain amatir. Hampir tidak ada yang di antaranya," ujar Van der Vaart.
Mantan penyerang Belanda, Pierre van Hooijdonk, turut memberikan apresiasi kepada permainan Spanyol. Ia mengakui sebelumnya menjagokan Prancis, tetapi La Roja berhasil membuktikan kualitasnya di lapangan.
"Sepertinya Prancis sedang mengalami hari yang kurang bagus, namun, itu justru meremehkan Spanyol. Mereka berhasil mengungkap kelemahan Prancis," kata Van Hooijdonk.
Menurut Van Hooijdonk, keberhasilan Spanyol meredam lini depan Prancis menjadi faktor pembeda dalam pertandingan tersebut. Ia menyebut untuk pertama kalinya sepanjang turnamen, para penyerang Les Bleus tidak mampu menunjukkan kualitas terbaik mereka.
"Mereka hanya terjebak dalam pola permainan yang berputar-putar. Dan, tidak mampu menciptakan ancaman berarti," ucap Van Hooijdonk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....