Prancis Pulang Kampung, Penalti Cerdik Yamal Dinilai Kunci Kemenangan Spanyol
- 15 Jul 2026 08:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Timnas Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026, setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 pada laga semifinal. Kemenangan La Roja, diwarnai aksi cerdik Lamine Yamal yang memaksa Prancis melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.
- Dua gol Spanyol itu, diketahui dicetak oleh Mikel Oyarzabal melalui titik penalti dan Pedro Porro. Penalti tersebut, berawal dari kecerdikan Yamal yang lebih cepat menyambar bola sebelum Lucas Digne melakukan tekel terlambat.
- Yamal yang menciptakan momen ini sendiri, bola berada di bawah kendali Lucas Digne. Tetapi dalam sekejap Yamal memutuskan mendahului lawannya merebut bola, apa yang dilakukannya sungguh luar biasa
RRI.CO.ID, Jakarta - Timnas Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026, setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 pada laga semifinal. Kemenangan La Roja, diwarnai aksi cerdik Lamine Yamal yang memaksa Prancis melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.
Dua gol Spanyol itu, diketahui dicetak oleh Mikel Oyarzabal melalui titik penalti dan Pedro Porro. Penalti tersebut, berawal dari kecerdikan Yamal yang lebih cepat menyambar bola sebelum Lucas Digne melakukan tekel terlambat.
Bek Prancis itu menendang kaki Yamal di dalam kotak penalti sehingga wasit langsung menunjuk titik putih. Keputusan tersebut, menjadi salah satu momen yang paling banyak dibahas setelah pertandingan berakhir.
Dalam program Chiringuito Inside yang dipandu Josep Pedrerol, aksi Lamine Yamal mendapat pujian dari pengamat sepak bola, Edo Agirre. "Gol itu harus dikreditkan kepada Yamal," kata Agirre dalam keterangannya dilansir Surat Kabar Sport, Rabu, 15 Juli 2026.
Menurutnya, Yamal menciptakan peluang itu melalui kecerdasan membaca situasi, bukan sekadar memanfaatkan kesalahan lawan. Yamal, menurutnya juga, memiliki kecerdasan bermain di atas rata-rata pemain sepak bola internasional.
"Yamal yang menciptakan momen ini sendiri, bola berada di bawah kendali Lucas Digne. Tetapi dalam sekejap Yamal memutuskan mendahului lawannya merebut bola, apa yang dilakukannya sungguh luar biasa," ucap Agirre.
Komentator Fran Garrido juga menilai, penalti tersebut lahir dari kecerdikan tinggi pemain muda Barcelona itu. Ia menyebut, Yamal mampu memanfaatkan momentum dengan sangat cepat.
"Bek Prancis tidak memiliki kesempatan menghentikannya secara bersih. Ini adalah tendangan penalti yang mirip dengan yang kita lihat dalam pertandingan sepak bola di lingkungan kumuh," ujar Garrido.
Ia menilai, kecerdasan Yamal menjadi faktor utama lahirnya gol pembuka Spanyol. Insiden tersebut, juga memunculkan pertanyaan mengapa Lucas Digne tidak menerima kartu kuning setelah menyebabkan penalti.
Banyak pihak menilai pelanggaran itu layak disertai hukuman tambahan dari wasit. Mantan wasit Rafa Guerrero menjelaskan keputusan wasit sudah sesuai dengan 'Laws of the Game'.
Menurutnya, pelanggaran tersebut hanya layak dihukum dengan tendangan penalti tanpa kartu kuning. "Itu hanyalah tendangan penalti," kata Guerrero.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....