DNA Jerman Hilang, Schweinsteiger Ngarep Klopp Ambil Alih 'Die Mannschaft'
- 02 Jul 2026 12:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Legenda Timnas Jerman, Bastian Schweinsteiger secara terbuka, mendukung Jurgen Klopp untuk mengambil alih kursi pelatih Die Mannschaft.
- Menurutnya, Klopp adalah sosok yang mampu mengembalikan DNA Jerman setelah kegagalan Die Mannschaft di Piala Dunia 2026.
- Saya yakin itu akan terjadi. Memang belum ada kepastian, tetapi saya merasa kemungkinan itu sangat besar
RRI.CO.ID, Jakarta - Legenda Jerman, Bastian Schweinsteiger secara terbuka, mendukung Jurgen Klopp untuk mengambil alih kursi pelatih Die Mannschaft. Menurutnya, Klopp adalah sosok yang mampu mengembalikan DNA Jerman setelah kegagalan Die Mannschaft di Piala Dunia 2026.
Desakan Schweinsteiger tersebut, muncul setelah Jerman tersingkir secara mengejutkan dari Paraguay pada babak 32 besar. Kekalahan melalui adu penalti itu memperbesar tekanan terhadap pelatih Julian Nagelsmann yang kini menjadi sorotan publik dan federasi.
Schweinsteiger mengaku, optimistis Klopp pada akhirnya akan menangani Timnas Jerman. Ia menilai, peluang tersebut terbuka lebar meski belum ada keputusan resmi dari Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).
"Saya yakin itu akan terjadi. Memang belum ada kepastian, tetapi saya merasa kemungkinan itu sangat besar," kata Schweinsteiger dalam keterangannya saat berbincang dengan ARD, Kamis, 2 Juli 2026.
Mantan gelandang Bayern Munchen tersebut mengungkapkan, Klopp memiliki kharisma dan pengaruh besar yang dibutuhkan DFB. Ia juga percaya, kehadiran pelatih berusia 59 tahun itu akan membawa energi baru bagi sepak bola Jerman.
"Jika Jurgen Klopp menjadi pelatih tim nasional, dia akan membawa kekuatan besar bersamanya. DFB sedang berada dalam situasi darurat dan saya merasa perubahan itu akan terjadi," ucap Schweinsteiger.
Tidak hanya itu, Schweinsteiger juga menyoroti, penurunan performa Timnas Jerman dalam beberapa turnamen besar terakhir. Kegagalan beruntun di tiga edisi Piala Dunia bukan lagi sekadar kebetulan, melainkan tanda sepak bola Jerman kehilangan identitasnya.
Ia menilai Jerman terlalu fokus pada aspek teknis dan melupakan karakter yang dahulu menjadi kekuatan utama Die Mannschaft. Akibatnya, tim kini dinilai kalah dalam aspek intensitas dan mental bertanding dibandingkan sejumlah negara lain.
"Kami kehilangan DNA kami. Dahulu kami dihormati karena karakter dan kekuatan yang kami miliki, tetapi sekarang kami tidak lagi memiliki itu," ujar Schweinsteiger.
Sementara itu, masa depan Nagelsmann masih akan dibahas oleh jajaran petinggi DFB dalam evaluasi pasca-Piala Dunia 2026. Di sisi lain, Klopp belum memberikan sinyal pasti mengenai peluang menangani Timnas Jerman.
"Saya belum memikirkan hal itu. Saya memahami nama saya selalu dikaitkan dengan posisi pelatih tim nasional, tetapi sekarang bukan waktu yang tepat untuk membicarakannya," kata Klopp.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....