Dua Raksasa Eropa Tumbang! Jerman dan Belanda Tersingkir Dramatis dari Piala Dunia

  • 30 Jun 2026 17:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jerman dan Belanda tersingkir secara dramatis pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Paraguay dan Maroko lewat adu penalti.
  • Jerman mencatat kekalahan adu penalti pertamanya di sejarah Piala Dunia, sedangkan Belanda gagal mempertahankan tradisi selalu lolos ke babak 16 besar.
  • Paraguay dan Maroko lolos ke babak 16 besar bersama Kanada dan Brasil.

RRI.CO.ID, Jakarta - Dua kekuatan besar sepak bola Eropa, Jerman dan Belanda, harus mengakhiri langkah mereka lebih cepat setelah kalah dramatis. Kejutan tersebut datang di Babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Jerman kalah dari Paraguay di Boston Stadium, pada Selasa, 29 Juni 2026, dini hari WIB. Sementara Belanda dikalahkan Maroko di Monterrey Stadium pada laga yang berlangsung Selasa, 30 Juni 2026, pagi WIB.

Raksasa empat gelar juara dunia, Jerman gagal ke 16 besar, usai takluk 3-4 dalam adu penalti dari Paraguay. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 hingga 120 menit di Stadion Gillette, Foxborough, Massachusetts.

Paraguay lebih dulu membuka keunggulan melalui Julio Enciso pada babak pertama. Jerman kemudian membalas lewat Kai Havertz di babak kedua untuk memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.

Pada extra time, Jerman sempat mengira telah memastikan kemenangan melalui sundulan Jonathan Tah. Namun, gol tersebut dianulir setelah Video Assistant Referee (VAR) menyatakan terjadi pelanggaran terhadap kiper Paraguay, Orlando Gill.

Drama berlanjut ke babak adu penalti dengan penampilan Paraguay yang tampil lebih tenang di bawah tekanan. Sedangkan, tiga eksekutor Jerman gagal menjalankan tugasnya.

Hasilnya catatan pahit dirasakan Die Mannschaft di Piala Dunia 2026. Karena untuk pertama kalinya mereka kalah dalam adu penalti di ajang Piala Dunia.

Beberapa jam berselang, kejutan kembali terjadi ketika Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti. Setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan, Maroko menang 3-2 pada babak adu penalti.

Belanda sempat berada di atas angin setelah Cody Gakpo membawa timnya unggul pada menit ke-72. Gol tersebut disambut emosional oleh para pemain Belanda yang langsung berlari memeluk Gakpo di tepi lapangan.

Namun kemenangan yang sudah di depan mata buyar pada masa injury time. Issa Diop mencetak gol penyeimbang pada menit ke-91, sehingga laga harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Selama 30 menit extra time, kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti.

Kiper Maroko, Yassine Bounou, menjadi sosok penentu setelah menggagalkan tendangan Crysencio Summerville. Ismael Saibari kemudian memastikan kemenangan Maroko lewat eksekusi penalti yang tak mampu dijangkau Bart Verbruggen.

Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi Belanda yang dalam delapan penampilan sebelumnya selalu mampu apik. Setidaknya tim Orange mampu menembus babak 16 besar Piala Dunia.

Sementara bagi Maroko, kemenangan itu melanjutkan tren positif. Target utama Maroko pada Piala Dunia 2026 adalah mencapai final,. setelah sukses membuat sejarah sebagai semifinalis edisi 2022.

Hasil pertandingan itu membuat Paraguay dan Maroko melengkapi, tim yang lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sementara Jerman dan Belanda harus menerima kenyataan tersingkir lebih awal dalam salah satu malam paling mengejutkan di Piala Dunia 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....