Alarm untuk Prancis, Deschamps Akui Paraguay Punya Senjata Mematikan di Pildun
- 01 Jul 2026 09:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pelatih Prancis, Didier Deschamps meminta, pasukan Les Bleus tidak terlena usai menyingkirkan Swedia di Piala Dunia 2026. Deschamps menilai, Paraguay memiliki senjata mematikan dan dapat menjadi batu sandung Prancis di Piala Dunia 2026.
- Kami meraih kemenangan dengan selisih yang nyaman, meskipun sebenarnya bisa tampil lebih efektif di babak pertama. Kami akan menikmati kemenangan ini, tetapi kami juga tahu pertandingan berikutnya sudah menanti
- Saya sudah mengamati Paraguay dan apa yang mereka capai bukanlah sebuah kebetulan. Mereka memiliki karakter khas tim Amerika Selatan, kuat dalam duel fisik, tangguh, dan dihuni pemain-pemain berkualitas
RRI.CO.ID, Jakarta - Pelatih Prancis, Didier Deschamps meminta, pasukan Les Bleus tidak terlena usai menyingkirkan Swedia di Piala Dunia 2026. Deschamps menilai, Paraguay memiliki senjata mematikan dan dapat menjadi batu sandung Prancis di Piala Dunia 2026.
Tidak hanya itu, Deschamps mengungkapkan, Paraguay merupakan lawan berbahaya yang pantas mendapat respek penuh pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Timnas Prancis melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Swedia dengan skor meyakinkan 3-0 di fase 32 besar.
Meski puas dengan performa anak asuhnya, Deschamps memilih menahan euforia. Ia menegaskan, perjalanan timnya masih panjang dan tantangan sesungguhnya baru akan dimulai.
"Kami meraih kemenangan dengan selisih yang nyaman, meskipun sebenarnya bisa tampil lebih efektif di babak pertama. Kami akan menikmati kemenangan ini, tetapi kami juga tahu pertandingan berikutnya sudah menanti," ujar Deschamps dalam keterangannya kepada M6, Rabu, 1 Juli 2026.
Prancis dijadwalkan menghadapi Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Minggu, 5 Juli 2026 pagi. Duel tersebut diprediksi berlangsung sengit setelah wakil Amerika Selatan itu secara mengejutkan menyingkirkan Jerman lewat drama adu penalti.
Deschamps memastikan, target timnya sejak awal turnamen tidak pernah berubah. Ia menginginkan, Les Bleus terus melaju hingga mengangkat trofi Piala Dunia 2026 dan menambah satu bintang lagi.
"Kami datang ke turnamen ini dengan sebuah misi, dan semua pemain memahami tujuan tersebut. Kami sudah melewati satu tahapan, tetapi masih ada beberapa tahapan lagi yang harus kami lewati," ucap Deschamps.
Menurut Deschamps, kekuatan utama Prancis bukan hanya kualitas individu para pemainnya. Ia juga menyoroti solidnya kebersamaan di dalam skuad yang menjadi modal penting menghadapi fase gugur.
"Kami memiliki semangat kebersamaan yang luar biasa dan rasa bangga yang besar. Kami harus mempertahankan fokus serta mengulangi penampilan seperti ini pada pertandingan berikutnya," kata Deschamps.
Pelatih berusia 57 tahun itu juga menolak menganggap Paraguay sebagai lawan yang bisa diremehkan. Baginya, keberhasilan Paraguay mencapai babak 16 besar membuktikan kualitas yang mereka miliki.
"Saya sudah mengamati Paraguay dan apa yang mereka capai bukanlah sebuah kebetulan. Mereka memiliki karakter khas tim Amerika Selatan, kuat dalam duel fisik, tangguh, dan dihuni pemain-pemain berkualitas," ucap Deschamps.
Ia menambahkan setiap tim yang mampu mencapai fase gugur Piala Dunia layak mendapatkan penghormatan. Karena itu, staf pelatih Prancis akan melakukan analisis mendalam demi mempersiapkan pertandingan secara maksimal.
Laga Prancis melawan Paraguay juga membawa kenangan tersendiri bagi Deschamps. Kedua negara pernah bertemu pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 ketika Les Bleus menang melalui gol emas Laurent Blanc pada babak perpanjangan waktu.
Saat itu, Deschamps masih mengenakan ban kapten Prancis. Kemenangan atas Paraguay menjadi salah satu langkah penting sebelum Les Bleus akhirnya meraih gelar Piala Dunia pertama di kandang sendiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....