Gelombang Panas di Eropa Picu Kebakaran Hutan di Prancis, Yunani, dan Spanyol

  • 30 Jun 2026 15:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gelombang panas ekstrem memicu kebakaran hutan di Prancis, Yunani, dan Spanyol dengan suhu mendekati 40 derajat Celsius.
  • Ratusan petugas pemadam, pesawat, dan helikopter dikerahkan untuk mengendalikan api di sejumlah wilayah terdampak.
  • Kebakaran terbesar terjadi di Spanyol yang menghanguskan lebih dari 4.000 hektare lahan dan memaksa ratusan warga mengungsi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa selatan memicu sejumlah kebakaran hutan di Prancis, Yunani, dan Spanyol. Otoritas setempat mengerahkan ratusan petugas pemadam kebakaran, pesawat, hingga helikopter untuk mengendalikan api dan mencegah meluasnya kebakaran.

Melansir dari Anadolu Agency, kebakaran terjadi di sejumlah wilayah dengan suhu yang mendekati bahkan mencapai 40 derajat Celsius. Kondisi cuaca panas disertai angin memperbesar risiko penyebaran api, sehingga beberapa wilayah menetapkan status siaga.

Di Prancis, kebakaran terjadi di wilayah Colomars, dekat Kota Nice, Departemen Alpes-Maritimes. Api membakar sekitar dua hektare lahan dan sempat mengancam sekitar 10 rumah sebelum berhasil dikendalikan oleh tim pemadam.

Sebanyak 90 petugas pemadam kebakaran, 30 kendaraan, serta satu helikopter pengebom air dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas kemudian memastikan tidak ada lagi kobaran api yang terlihat, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Kebakaran lain juga dilaporkan terjadi di Departemen Haute-Saone, Prancis timur. Salah satunya membakar sekitar 1,5 hektare lahan di dekat Hericourt sebelum merambat ke kawasan hutan.

Sedangkan kebakaran di Grandvelle-et-le-Perrenot menghanguskan sekitar 15 hektare ladang gandum yang sedang dipanen. Insiden kebakaran lainnya turut terjadi di lahan pertanian Dampierre-sur-Salon dan parit di dekat Vauthiermont.

Di Yunani, petugas pemadam berhasil mengendalikan kebakaran hutan di dekat Petra, setelah pemerintah mengeluarkan peringatan evakuasi darurat bagi warga. Kebakaran melanda kawasan pertanian dan hutan sehingga memerlukan pengerahan puluhan petugas pemadam, mobil pemadam, pesawat, dan satu helikopter.

Kebakaran terpisah juga terjadi di Spathari, Pulau Euboea. Puluhan petugas pemadam bersama dukungan delapan pesawat dan tiga helikopter melakukan pendinginan untuk memastikan titik api benar-benar padam.

Di Spanyol, petugas terus berupaya mengamankan kebakaran besar yang melanda kawasan antara Tamarite de Litera dan Alcampell, Provinsi Huesca. Pada Kamis, 25 Juni 2026, api telah membakar lebih dari 4.000 hektare lahan dan memaksa sekitar 240 warga mengungsi.

Otoritas setempat menyebut kebakaran berhasil dikendalikan dan diperkirakan akan stabil apabila kondisi cuaca tetap mendukung. Pemerintah Daerah Aragon juga menetapkan status siaga merah kebakaran hutan selama akhir pekan akibat gelombang panas yang masih berlangsung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....