Menang 2-1 'Epic Comeback', Ini Profil dan Karier Juru Selamat Jerman, Deniz Undav
- 21 Jun 2026 08:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jerman menang dramatis kala mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1, pada laga kedua Grup E Piala Dunia 2026. Kemenangan 'epic comeback' Jerman tersebut, terjadi di Stadion Toronto, Minggu, 21 Juni 2026 dini hari WIB.
- Pada laga tersebut, gol Deniz Undav menjadi juru selamat Jerman dari kekalahan oleh Pantai Gading. Berkat golnya tersebut, pemain berdarah bisa membuat Jerman meraih tiga poin pada laga tersebut.
- Simak profil dan jejak karier pemain muda Deniz Undav yang menyelamatkan muka Jerman dari kekakalahan atas Pantai Gading. Bertanding di Stadion Toronto, Jerman memulai pertandingan dengan percaya diri.
RRI.CO.ID, Jakarta - Jerman menang dramatis kala mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1, pada laga kedua Grup E Piala Dunia 2026. Kemenangan 'epic comeback' Jerman tersebut, terjadi di Stadion Toronto, Minggu, 21 Juni 2026 dini hari WIB.
Pada laga tersebut, gol Deniz Undav menjadi juru selamat Jerman dari kekalahan oleh Pantai Gading. Berkat golnya tersebut, pemain berdarah bisa membuat Jerman meraih tiga poin pada laga tersebut.
Simak profil dan jejak karier pemain muda Deniz Undav yang menyelamatkan muka Jerman dari kekakalahan atas Pantai Gading. Bertanding di Stadion Toronto, Jerman memulai pertandingan dengan percaya diri.
Die Mannschaft bahkan nyaris unggul pada menit ke-10 melalui heading Kai Havertz. Namun, peluang penyerang Arsenal itu masih bisa digagalkan kiper Pantai Gading, Yahia Fofana, yang tampil gemilang.
Jerman secara mengejutkan tertinggal 0-1 lebih dulu oleh Pantai Gading di babak pertama.
Gol keunggulan Pantai Gading tercipta di menit ke-30, berkat tembakan Franck Kessie memanfaatkan bola 'rebound' di kotak penalti.
Jerman harus rela tertinggal 0-1 dari Pantai Gading hingga babak pertama tuntas. Memasuki babak kedua, Jerman sempat mendapat tekanan bertubi-tubi dari Pantai Gading.
Beruntung tidak ada gol tambahan tercipta yang dibuat oleh Pantai Gading. Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann memutuskan, melakukan perombakan besar-besaran di menit ke-60.
Leroy Sana, Jamal Musiala, dan Pavlovic ditarik keluar sekaligus digantikan Jamie Leweling, Deniz Undav, dan Nadiem Amiri. Pergantian tersebut berbuah manis, deniz Undav berhasil menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-68 setelah memanfaatkan umpan silang terukur Amiri.
Tidak hanya itu, Deniz Undav kemudian jadi pahlawan kemenangan Jerman. Telatnya, setelah tembakan kaki kirinya di kotak penalti berhasil menaklukkan Yahia Fofana yang sebelumnya tampil gemilang.
Profil dan Karier Deniz Undav
Melansir laman Wikipedia, Deniz Undav adalah penyerang profesional Jerman berusia 29 tahun. Ia saat ini bermain untuk klub Bundesliga VfB Stuttgart dan tim nasional Jerman.
Dikenal sebagai pencetak gol yang tajam, ia memperpanjang kontraknya di Stuttgart hingga 2029. Saat ini, ia menjadi pemain kunci yang membawa klub bersaing di papan atas serta Liga Champions.
Berikut adalah rincian profil lengkapnya:
Biodata Pribadi
• Nama Lengkap: Deniz Undav
• Tanggal Lahir / Usia: 19 Juli 1996
• Tempat Lahir: Varel, Jerman
• Tinggi: 1,79 meter
• Posisi Utama: Penyerang Tengah (Striker)
• Kewarganegaraan: Jerman
• Keturunan: Yazidi Kurdi dari Turki (orang tuanya beremigrasi ke Jerman)
Perjalanan Karier Klub
• Awal Karier: Memulai karier junior di Werder Bremen lalu bermain untuk TSV Havelse dan SV Meppen di divisi bawah Jerman.
• Union SG (2020–2022): Bersinar di Belgia dengan membawa klub promosi dan menjadi pencetak gol terbanyak Divisi Pertama Belgia A serta meraih gelar Pemain Terbaik Belgia.
• Brighton & Hove Albion (2022–2024): Direkrut klub Liga Inggris tersebut, namun sempat dipinjamkan kembali ke Union SG.
• VfB Stuttgart (2023–Sekarang): Bergabung dengan status pinjaman pada 2023 dan mencetak 18 gol.
Penampilannya yang luar biasa membuat Stuttgart mempermanenkan statusnya. Pada 1 Juni 2026, ia memperpanjang kontraknya hingga Juni 2029.
Karier Internasional
• Timnas Jerman: Memiliki darah keturunan Turki, Undav memilih untuk membela Timnas Jerman. Ia menjadi pemain sepak bola keturunan Yazidi pertama yang mewakili Jerman di turnamen besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....