Sang Debutan Tanjung Verde dan Mimpi Besarnya di Piala Dunia 2026

  • 22 Mei 2026 11:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemenangan 3-0 atas Eswatini memastikan Tanjung Verde lolos sebagai juara grup di atas Kamerun.
  • Skuad The Blue Sharks diperkuat sejumlah pemain diaspora dan dipimpin Ryan Mendes.

RRI.CO.ID, Jakarta – Tanjung Verde, negara kecil di lepas pantai Afrika Barat itu sukses lolos ke Piala Dunia 2026. Sebagai negara kepulauan yang luas daratan hanya 4.000 kilometer persegi, keberhasilan itu menjadi pencapaian bersejarah yang besar.

Populasi sekitar 525 ribu jiwa, Tanjung Verde menjadi salah satu negara berpenduduk paling sedikit tampil di Piala Dunia. Setelah Curacao dan Islandia.

Tanjung Verde baru meraih kemerdekaan pada 1975, sementara perjalanan tim nasionalnya dimulai beberapa tahun kemudian pada 1978. Sejak saat itu, perkembangan sepak bola mereka terus tumbuh seiring bertambahnya pengalaman dan berbekal ambisi.

Di bawah asuhan pelatih Pedro Leitao Brito atau Bubista, Tanjung Verde membangun skuad yang seimbang dengan chemistry kuat. Konsistensi dan mental kompetitif menjadi kunci sukses tim berjuluk "The Blue Sharks" atau "Hiu Biru" itu selama kualifikasi zona Afrika (CAF).

Bubista sendiri merupakan sosok penting dalam sepak bola Tanjung Verde. Mantan kapten dan bek timnas itu pernah berkarier di klub-klub negara Angola, Spanyol, dan Portugal, sebelum menjadi pelatih.

Sejak ditunjuk sebagai pelatih pada 2020, Bubista membawa identitas permainan yang sulit dikalahkan. Tanjung Verde tampil disiplin, pertahanan solid, taktik fleksibel, dan efektif dalam serangan balik.

Keberhasilan ini merupakan hasil proyek jangka panjangnya yang mulai menunjukkan tanda positif sejak beberapa edisi sebelumnya. Pada kualifikasi Piala Dunia 2022 misalnya, Tanjung Verde sempat bersaing ketat dengan Nigeria sebelum tersingkir usai imbang 1-1 di Lagos.

Sementara itu, pada 2026, mereka memastikan tiket Piala Dunia melalui kemenangan atas Eswatini di Praia pada laga terakhir kualifikasi. Tanjung Verde versus Eswatini berakhir dengan skor akhir 3-0.

Dengan ini, Tanjung Verde mampu memuncaki grup berat yang dihuni tim yang difavoritkan seperti Kamerun dan Angola. Mereka bahkan unggul empat poin atas Kamerun yang finis di posisi kedua pada klasemen Grup D.

Skuad Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 banyak diperkuat oleh pemain diaspora. Beberapa di antaranya berasal dari berbagai negara, mulai dari Portugal, Belanda, hingga Irlandia.

Salah satu pemain diaspora yang menarik perhatian adalah Roberto Lopes. Ia lahir di kota Dublin dari seorang ayah keturunan asli Tanjung Verde.

Lopes memiliki kisah yang tak biasa dalam perjalanannya menuju tim nasional. Pelatih Rui Aguas merekrutnya lewat pesan LinkedIn setelah menemukan profil profesional milik Lopes.

Untungnya, Lopes menerima tawaran tersebut. Justru kini Lopes telah mengoleksi 38 caps dan menjadi salah satu pemain paling senior di skuad Hiu Biru.

Tanjung Verde juga akan disokong pemain muda yang juga patut diwaspadai. Salah satunya yakni Sidny Lopes Cabral.

Ia sempat menimba pengalaman di akademi dan liga level bawah di Swedia, Jerman, serta Portugal sebelum bergabung dengan Benfica. Pada kualifikasi Piala Dunia, bek berusia 23 tahun itu mencatatkan satu gol dan satu assist dalam dua pertandingan.

Adapun Garry Rodrigues, yang pernah membela Galatasaray dan Olympiacos. Kini ia bermain untuk Apollon Limassol di Siprus.

Selain itu ada Ryan Mendes yang akan kembali memimpin The Blue Shark di Piala Dunia 2026. Mendes juga merupakan salah satu dari sedikit pemain Tanjung Verde yang memiliki pengalaman bermain di liga-liga elite Eropa seperti Lille dan Nottingham Forest sebelum bermain di Turki.

Sang kapten menegaskan timnya tidak datang ke Piala Dunia hanya sebagai pelengkap. “Satu hal yang pasti, kami tidak datang hanya untuk memainkan tiga pertandingan lalu pulang,” ujarnya.

Ia bahkan berambisi membawa Tanjung Verde berani menghadapi negara-negara besar. "Entah itu Prancis, Argentina, Brasil, Portugal, atau Jerman, saya ingin salah satu dari tim-tim itu ada di grup kami," kata Mendes, dikutip dari FIFA yang dilihat RRI.co.id , Jumat, 22 Mei 2026.

Prediksi Pemain Timnas Tanjung Verde di Piala Dunia 2026:

Kiper: Vozinha - Marcio Rosa - CJ dos Santos.

Bek: Stopira - Roberto Lopes - Joao Paulo - Diney - Logan Costa - Steven Moreira - Wagner Pina - Sidny Lopes Cabral - Kelvin Pires.

Gelandang: Jamiro Monteiro - Kevin Pina - Deroy Duarte - Telmo Ancarjo - Laros Duarte - Yannick Semedo.

Penyerang: Ryan Mendes - Garry Rodrigues - Willy Semedo - Jovane Cabral - Gilson Tavares - Dailon Livramento - Helio Varela - Nuno da Costa

Jadwal Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 :
Spanyol vs Tanjung Verde

Venue: Mercedes-Benz Stadium, Atlanta

Tanggal: 15 Juni 2026

Kick-off: pukul 23.00 WIB

Uruguay vs Tanjung Verde

Venue: Hard Rock Stadium, Miami Gardens

Tanggal: 24 Juni 2026

Kick-off: pukul 05.00 WIB

Tanjung Verde Vs Jerman

Venue: NRG Stadium, Houston

Tanggal: 27 Juni 2026

Kick-off: pukul 07.00 WIB

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....