Pemkab Kubar Siapkan Duta Wisata sebagai Ujung Tombak Promosi Kekayaan Daerah

  • 30 Jul 2026 07:02 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyiapkan duta wisata sebagai ujung tombak promosi destinasi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif daerah melalui Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026. Program tersebut diproyeksikan menjadi investasi sumber daya manusia untuk memperkuat promosi pariwisata sekaligus membangun generasi muda yang kreatif, komunikatif, dan berdaya saing.

Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat FX Sumardi mengatakan pemilihan duta wisata bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda sebagai wajah pariwisata Kutai Barat.

"Pemilihan duta wisata dan putri pariwisata bukan sekadar ajang kompetisi atau penilaian penampilan semata. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan investasi dalam membangun sumber daya manusia yang mampu menjadi wajah, suara, dan inspirasi bagi kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah," kata Sumardi pada Grand Final Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kutai Barat, Selasa, 28 Juli 2026.

Menurutnya, berbagai daerah di Indonesia telah menjadikan ajang serupa sebagai sarana pembinaan generasi muda yang memiliki wawasan luas, karakter kuat, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap pengembangan sektor pariwisata dan budaya daerah.

Karena itu, para duta wisata yang terpilih diharapkan mampu menjadi agen promosi yang aktif memperkenalkan keindahan alam, kekayaan budaya, kearifan lokal, hingga produk ekonomi kreatif Kutai Barat kepada masyarakat luas.

"Kami berharap para duta yang terpilih nantinya mampu menjadi agen promosi yang aktif, memperkenalkan keindahan alam, kekayaan budaya, kearifan lokal, serta produk-produk ekonomi kreatif Kabupaten Kutai Barat. Baik melalui kegiatan langsung maupun pemanfaatan platform media digital, peran tersebut sangat penting dalam meningkatkan daya tarik daerah dan memperluas jangkauan promosi wisata," ujarnya.

Sumardi menilai Kutai Barat memiliki modal besar untuk berkembang sebagai daerah tujuan wisata. Kekayaan budaya masyarakat adat, panorama alam, tradisi yang masih terjaga, serta tumbuhnya pelaku ekonomi kreatif menjadi potensi yang harus terus dipromosikan secara berkelanjutan.

"Potensi tersebut akan semakin dikenal apabila didukung oleh generasi muda yang kreatif, inovatif, komunikatif, dan memiliki rasa bangga terhadap daerah," ucapnya.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin turut menegaskan bahwa para duta wisata harus mampu menjalankan peran strategis sebagai komunikator sekaligus pemasar kreatif daerah. Menurutnya, kekayaan alam, adat istiadat, dan budaya Kutai Barat tidak akan dikenal luas tanpa promosi yang inovatif dan mampu mengikuti perkembangan teknologi.

"Kalian dituntut untuk tidak hanya menjadi pajangan seremonial, melainkan harus mampu menjadi ikon, komunikator, dan pemasar kreatif yang mampu memperkenalkan eksotisme Kutai Barat ke kancah nasional hingga internasional. Gunakan kecanggihan teknologi informasi dan media sosial secara bijak untuk menyebarkan narasi positif tentang keindahan di daerah kita," ujar Frederick Edwin.

Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 diikuti 16 finalis dari sejumlah kecamatan. Selama proses seleksi, peserta menjalani outbound, karantina, pembekalan, public speaking, beauty class, unjuk bakat, dan table manner sebagai bekal menjadi representasi daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Duta Wisata Sendawar Tahun 2026 dimenangkan pasangan Jehezli Moses dari Kecamatan Long Iram dan Agitha Queena Artha dari Kecamatan Sekolaq Darat. Sedangkan Putri Pariwisata Sendawar Tahun 2026 diraih Tesalonika Trivosa dari Kecamatan Melak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....