Mahulu Kembangkan Pariwisata Berbasis Pembangunan Prioritas Lingkungan
- 29 Jul 2026 16:49 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) menegaskan komitmennya untuk mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah dengan tetap mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Sosialisasi dan Publikasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) Sentra Pariwisata Mahakam Ulu Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Lantai 3 Kantor Bupati Mahakam Ulu, Rabu, 29 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tahapan perencanaan pembangunan kawasan wisata yang memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Melalui penyusunan dokumen Amdal, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap rencana pengembangan pariwisata dilaksanakan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk mengatakan pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
"Pengembangan kawasan Sentra Pariwisata, termasuk kawasan strategis Batoq Tenevang beserta wilayah pendukungnya, menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang maju, merata, dan berkelanjutan," kata Suhuk.
Menurutnya, kawasan Batoq Tenevang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan Mahakam Ulu. Namun, pengembangannya harus dilakukan secara terencana agar mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Suhuk menegaskan bahwa penyusunan Amdal merupakan instrumen penting untuk mengidentifikasi potensi dampak lingkungan sekaligus merumuskan langkah-langkah pengelolaan dan pemantauan. Dengan demikian, pembangunan kawasan wisata dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.
"Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berkomitmen mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah dengan tetap mengutamakan prinsip pembangunan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan lingkungan tetap terjaga," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, pelaku usaha, akademisi, dan instansi terkait, untuk berpartisipasi dalam proses perencanaan dan pengembangan kawasan wisata. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar setiap kebijakan yang diambil mampu mengakomodasi berbagai kepentingan serta mendukung pembangunan yang inklusif.
Melalui pengembangan Sentra Pariwisata Mahakam Ulu, pemerintah daerah berharap potensi wisata alam, budaya, dan kearifan lokal dapat menjadi daya tarik baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat perekonomian masyarakat, serta mewujudkan pembangunan Mahakam Ulu yang maju, merata, dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....