Festival Sempekat Harmoni Perkuat Pariwisata dan Gerakkan Ekraf Kubar
- 03 Jun 2026 15:15 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Festival Sempekat Harmoni Budaya 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) sebagai sarana mempromosikan potensi wisata daerah dan produk lokal kepada masyarakat maupun wisatawan.
Kegiatan yang berlangsung di Taman Budaya Sendawar (TBS) tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Festival yang digelar selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Juni 2026, menghadirkan beragam kegiatan seni budaya, pameran produk unggulan daerah, festival kuliner, hingga atraksi edukatif yang melibatkan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kutai Barat.
Wakil Bupati Kubar, Nanang Adriani mengatakan, sektor pariwisata dan kebudayaan memiliki peran penting dalam pembangunan daerah karena mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.
Menurutnya, kekayaan budaya dan kearifan lokal yang dimiliki Kutai Barat merupakan potensi yang perlu terus diperkenalkan agar mampu menarik minat wisatawan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
“Pemerintah menempatkan sektor pariwisata dan kebudayaan sebagai salah satu pilar strategis pembangunan daerah. Sebab kekayaan budaya dan kearifan lokal memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Nanang saat membuka Festival Sempekat Harmoni Budaya 2026, Selasa 2 Juni 2026 malam.
Ia berharap berbagai kegiatan yang diselenggarakan selama festival berlangsung dapat menjadi ruang promosi bagi produk lokal Kubar, mulai dari hasil kerajinan, kuliner tradisional, hingga produk UMKM yang selama ini berkembang di tingkat kampung maupun kecamatan.
Selain menjadi ajang promosi ekonomi kreatif, festival tersebut juga menjadi wadah bagi pelaku seni dan budaya untuk menampilkan berbagai karya yang mencerminkan identitas serta keberagaman masyarakat Kubar.
“Melalui festival ini, kita tidak hanya menampilkan keelokan tari-tarian, kemerduan musik tradisional, atau lagu khas daerah. Lebih dari itu, momentum ini harus menjadi ruang refleksi untuk menjaga toleransi dan mempererat tali persaudaraan,” ujarnya.

Hadirkan 10 Kategori Perlombaan
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kubar, FX Sumardi, mengatakan Festival Sempekat Harmoni Budaya sengaja dilaksanakan pada bulan Juni yang dikenal sebagai Bulan Bung Karno.
Semangat Trisakti yang menekankan kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan kepribadian dalam kebudayaan menjadi salah satu inspirasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurut Sumardi, festival tahun ini menghadirkan sepuluh kategori perlombaan yang melibatkan sanggar seni, pelajar, komunitas budaya, organisasi kepemudaan, serta pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kubar. Selain itu, terdapat pula festival kuliner, pameran UMKM, dan Festival Dinosaurus yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
“Kita harapkan festival Sempekat Harmoni Budaya ini dapat menjadi kalender tetap yang terus didukung keberadaannya dan penyelenggaraannya setiap tahun,” ucap Sumardi.
Ia menambahkan, keberlanjutan festival budaya diharapkan mampu memperkuat citra Kubar sebagai daerah tujuan wisata berbasis budaya. Dengan semakin banyaknya kunjungan wisatawan, berbagai sektor usaha masyarakat juga diharapkan ikut berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
“Harapan kita ke depan bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi mampu mendorong lahirnya wisata budaya di Kutai Barat sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Sumardi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....