PSSI Dorong Sepak Bola Putri di IKN Melalui AFC Women’s Football Day

  • 22 Apr 2026 15:59 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Nusantara – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia bersama Asian Football Confederation dan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mendorong pengembangan sepak bola putri sejak usia dini melalui kegiatan AFC Women’s Football Day 2026 di kawasan IKN, Selasa 21 April 2026.

Ajang ini diikuti 140 siswi tingkat SD hingga SMP dari wilayah delineasi IKN. Mereka memadati Lapangan Sepak Bola PSSI Training Center. Para pelajar mengikuti berbagai aktivitas sepak bola yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung bermain di lapangan sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.

Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Kartini ini menjadi momentum untuk membuka ruang lebih luas bagi anak-anak perempuan agar berani berperan dalam dunia olahraga.

Legenda sepak bola Indonesia, Jacksen F. Thiago, yang kini menjabat Direktur Teknik PSSI Provinsi Kalimantan Timur, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang inklusif bagi pesepak bola putri usia dini.

“Hari ini kita menggelar event yang berhubungan dengan Hari Kartini. Bagaimana kita menciptakan environment untuk putri kita di usia tersebut agar bisa antusias menjadi bagian dari dunia sepak bola,” ujarnya.

Antusiasme juga dirasakan para pendamping. Guru SD 011 Samboja Barat, Masriah, mengaku terkesan dengan fasilitas yang ada di Training Center IKN dan berharap kegiatan serupa terus berlanjut.

“Saya baru pertama ke sini, fasilitasnya cukup baik. Semoga kegiatan ini tidak terputus dan dapat berlanjut ke depannya,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dibuka langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Ia menegaskan komitmen mendukung pengembangan sepak bola, termasuk bagi perempuan di Kalimantan Timur.

“Sekarang sepak bola putri bukan lagi sekadar hiburan, tapi sudah menjadi ajang kompetisi. Kita harus mendorong olahraga tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga untuk prestasi,” ucap Basuki.

Ia juga mendorong penyusunan kalender event sepak bola di Kalimantan Timur guna memperkuat pembinaan atlet sejak dini.

Semangat kesetaraan yang diusung Raden Ajeng Kartini turut ditegaskan dalam pesan Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, yang disampaikan melalui Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin.

Dalam pesannya, PSSI menegaskan komitmen untuk terus mendorong kemajuan sepak bola putri, termasuk dengan melibatkan pelatih perempuan dalam pembinaan.

Melalui kegiatan ini, PSSI berharap semakin banyak talenta muda perempuan yang tumbuh dan berani meniti prestasi di dunia sepak bola, sekaligus memperkuat fondasi olahraga di Ibu Kota Nusantara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....