Kepala Adat Besar Kutai Barat Imbau Warga Berpartisipasi Cegah Karhutla
- 31 Agt 2026 19:15 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Kepala Adat Besar Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Manaar Dimansyah Gamas, mengimbau seluruh masyarakat adat di wilayah tersebut ikut berpartisipasi mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini terjadi.
Manaar mengatakan kondisi hutan Kubar saat ini memprihatinkan karena sejumlah kawasan terbakar dan asap semakin meluas. Menurutnya, hutan merupakan bagian penting yang harus dijaga karena berkaitan dengan kehidupan generasi mendatang.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama dengan cara yang tidak bijaksana dan berpotensi menyebabkan kebakaran meluas.
"Mari kita peduli hari ini hutan kita terbakar, hutan yang adalah masa depan kita, masa depan anak cucu kita," ujar Manaar, Senin 31 Agustus 2026.
Manaar menilai masyarakat adat memiliki peran penting dalam membantu menjaga lingkungan di wilayah masing-masing. Kepedulian terhadap kondisi hutan dinilai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat.
Karena itu, ia mengajak masyarakat adat turut membantu pemerintah dalam berbagai upaya penanganan kebakaran yang terjadi. Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi agar api yang masih meluas dapat segera dikendalikan.
"Hari ini dalam keadaan yang sangat memperihatinkan, saya mengimbau agar kita jangan menyulut api dengan secara tidak bijaksana," katanya.
Selain mencegah munculnya titik api baru, Manaar meminta masyarakat ikut mendukung upaya pemadaman yang dilakukan pemerintah dan pihak terkait. Menurutnya, kondisi yang terjadi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan bersama.
Ia menyebut Kutai Barat saat ini berada dalam kondisi darurat asap. Karena itu, masyarakat adat diminta tidak bersikap pasif dan ikut mengambil bagian dalam menjaga lingkungan serta membantu penanganan kebakaran.
"Kutai Barat darurat asap hari ini, maka oleh karena itu sekali lagi saya mengimbau kepada seluruh masyarakat adat, mari kita peduli dan berpartisipasi," ucapnya.
Manaar berharap kesadaran bersama dapat membantu mempercepat penanganan kebakaran sekaligus mencegah kerusakan hutan yang lebih luas. Ia mengajak seluruh masyarakat adat menjaga hutan sebagai bagian dari masa depan Kutai Barat dan generasi yang akan datang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....