Biaya Perawatan Aset IKN Tembus Rp500 Miliar, OIKN Lakukan Penghematan

  • 31 Agt 2026 10:40 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Nusantara – Biaya pengelolaan dan perawatan aset Ibu Kota Nusantara (IKN) mencapai sekitar Rp500 miliar lebih setiap tahun. Untuk menekan beban tersebut, Otorita IKN (OIKN) menerapkan sejumlah langkah efisiensi, termasuk menghemat penggunaan listrik di kawasan Nusantara.

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengatakan, biaya pengelolaan IKN terus meningkat seiring bertambahnya aset dan fasilitas yang harus dirawat oleh OIKN.

“Yang sudah kita lakukan sekarang ini, pengelolaannya sekitar 500 M sekian setiap tahun,” ujar Basuki, Senin 31 Agustus 2026.

Menurut Basuki, OIKN mulai menerapkan efisiensi dalam beberapa bulan terakhir. Salah satu langkah yang dilakukan dengan mengatur penggunaan lampu di sejumlah kawasan.

Basuki mengatakan sejumlah lampu dimatikan mulai pukul 21.00 untuk mengurangi konsumsi listrik.

“Sekarang kita juga sudah mulai sejak beberapa bulan yang lalu dengan efisiensi. Jadi misalnya lampu ini, kita jam 9 ada beberapa yang sudah dimatiin,” katanya.

Langkah tersebut memberikan dampak terhadap penghematan biaya operasional listrik. Basuki menyebut efisiensi penggunaan listrik telah menghemat lebih dari Rp50 miliar.

“50 miliar lebih yang bisa kita save dari operasi listrik,” ujar Basuki.

Basuki menjelaskan, kebutuhan biaya perawatan juga berkaitan dengan bertambahnya aset yang diserahkan kementerian dan lembaga kepada OIKN. Aset tersebut menambah tanggung jawab OIKN dalam menjaga dan mengoperasikan fasilitas di kawasan Nusantara.

Karena itu, OIKN terus mencari ruang efisiensi dalam pengelolaan kawasan. Penghematan dilakukan tanpa mengabaikan kebutuhan operasional dan pelayanan di IKN.

Upaya efisiensi tersebut menjadi bagian dari strategi OIKN menjaga keberlanjutan pengelolaan Nusantara di tengah bertambahnya aset dan fasilitas yang harus dipelihara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....