Perumdam Geser Rumah Pompa Hadapi Sungai Mahakam Surut

  • 12 Agt 2026 17:09 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Sendawar Kabupaten Kutai Barat (Kubar), melakukan langkah teknis untuk menghadapi penyusutan permukaan Sungai Mahakam akibat kemarau.

Salah satunya dengan memindahkan rumah pompa apung ke lokasi yang lebih memungkinkan untuk mengambil air baku.

Langkah tersebut dilakukan karena pompa existing yang selama ini digunakan, mulai menghadapi pendangkalan seiring terus menurunnya permukaan air Sungai Mahakam.

Staf Ahli Bidang Teknis Perumdam Tirta Sendawar, Sutarman, mengatakan pompa existing berada pada posisi yang tidak dapat mengikuti pergerakan permukaan air sungai. Jika kondisi air terus surut, kemampuan pompa tersebut untuk mengambil air baku akan semakin terbatas.

“Pompa yang existing sedang berjalan, tinggal kurang lebih satu sampai setengah meter lagi tidak bisa operasional,” kata Sutarman, Rabu 12 Agustus 2026.

Karena itu, Perumdam Tirta Sendawar, mengambil langkah dengan memindahkan rumah pompa apung ke area yang lebih leluasa. Berbeda dengan pompa existing, posisi pompa terapung dapat disesuaikan apabila permukaan Sungai Mahakam kembali mengalami penyusutan.

Pompa Isap Rumah Apung Perumdam Tirta Sendawar, Kabupaten Kutai Barat. (foto.RRI/MCJ)

Menurut Sutarman, pemindahan tersebut juga dilakukan agar pompa tetap memiliki ruang yang cukup untuk mengambil air baku dari Sungai Mahakam. Dengan posisi yang lebih fleksibel, pompa dapat kembali digeser mengikuti kondisi permukaan air apabila diperlukan.

Ia menjelaskan, pompa yang berada di rumah pompa apung memiliki kemampuan teknis lebih besar dibandingkan pompa existing. Perbedaan kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu mempertahankan pengambilan air baku selama kondisi kemarau.

“Lebih besar yang terapung ini, karena head-nya lebih tinggi. Yang existing head-nya 50. Sementara yang pompa apung ini head-nya 60. Beda 10 meter,” ujarnya.

Sutarman menambahkan, proses pemindahan rumah pompa apung saat ini masih dilakukan dan ditargetkan segera selesai. Setelah itu akan dilakukan pengujian untuk melihat kemampuan pompa dalam mempertahankan debit air baku, di tengah kondisi Sungai Mahakam yang terus menyusut.

Ia memastikan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Perumdam Tirta Sendawar, menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih bagi masyarakat. Dengan sistem pompa yang lebih fleksibel, diharapkan air baku tetap dapat dilakukan meskipun permukaan Sungai Mahakam terus mengalami perubahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....