Dishub dan Polres Kubar Perbarui Zebra Cross di 11 Titik Keramaian

  • 10 Jun 2026 13:10 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Barat bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kubar memperbarui zebra cross dan marka jalan di 11 titik strategis yang ramai aktivitas masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pejalan kaki.

Perbaikan tersebut mencakup pengecatan ulang zebra cross, garis henti kendaraan (stop line), dan pita kejut dengan total volume pekerjaan mencapai 468,3 meter persegi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kubar, Rita Nursandy, mengatakan keberadaan fasilitas keselamatan jalan yang jelas dan mudah terlihat merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, Dishub terus melakukan evaluasi terhadap kondisi marka jalan dan fasilitas pendukung lainnya.

"Kami melihat mana yang perlu diperbarui, diperbaiki, atau ditambah. Tujuannya agar masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih aman saat menggunakan jalan," katanya usai meninjau perbaikan zebra croos di Barong Tongkok, Rabu 9 Juni 2026.

Menurut Rita, perbaikan saat ini diprioritaskan di kawasan dengan mobilitas tinggi seperti Melak, Barong Tongkok, Linggang Bigung, dan Sekolaq Darat. Lokasi yang menjadi fokus antara lain sekolah, rumah sakit, rumah ibadah, kawasan perbankan, permukiman, hingga titik yang dinilai rawan kecelakaan.

Ia menambahkan, pekerjaan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Selain marka jalan, Dishub juga terus melengkapi rambu-rambu lalu lintas serta berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk peningkatan fasilitas keselamatan di ruas jalan nasional.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kubar AKP Muhammad Syafi'i mengatakan banyak zebra cross dan marka jalan yang sudah memudar sehingga tidak lagi berfungsi secara maksimal.

"Mulai dari kawasan Simpang Raya sampai Melak, banyak marka yang warnanya sudah hilang dan sulit terlihat. Karena itu kami bersama Dishub melakukan pengecekan dan penanganan di titik-titik yang memang membutuhkan perbaikan," ujarnya.

Syafi'i menegaskan jalan bukan hanya milik kendaraan bermotor. Pejalan kaki juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan rasa aman saat beraktivitas.

"Zebra cross dan trotoar dibuat untuk melindungi pejalan kaki. Karena itu setiap pengguna jalan harus menghormati fungsi fasilitas tersebut demi keselamatan bersama," ucapnya.

Sebanyak 11 lokasi menjadi sasaran perbaikan, yakni SDN 003 Mencimai, SMPN 1 Barong Tongkok, SDN 001 Barong Tongkok, Rumah Sakit BP, Masjid Baiturrahman Barong Tongkok, Polres Kubar, Karang Rejo, Bank BRI, SDN 004 Melak, SMPN 1 Linggang Bigung, dan TK Negeri 01 Linggang Bigung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....