Jalan Mahulu-Kutai Barat Belum Layak Dilintasi saat Musim Penghujan

  • 10 Jun 2026 09:19 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Kondisi ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Mahakam Ulu dengan Kabupaten Kutai Barat hingga kini masih dalam tahap pengerjaan oleh Balai Pelaksanaan Jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Infrastruktur tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027 untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di pedalaman Kalimantan Timur.

Meski proses pembangunan terus berjalan, sebagian besar ruas jalan masih belum layak dilalui kendaraan, terutama saat musim penghujan. Permukaan jalan yang berlumpur, licin, serta dipenuhi lubang dalam kerap menjadi hambatan bagi masyarakat yang hendak bepergian maupun mengangkut kebutuhan sehari-hari.

Warga Mahakam Ulu, M. Taufiq mengatakan masyarakat cukup bergantung pada akses menuju Kutai Barat karena sebagian besar kebutuhan pokok hingga aktivitas belanja dalam jumlah besar dilakukan di wilayah tersebut.

“Sebagai warga Mahakam Ulu, kami sering berbelanja dalam skala besar ke Kabupaten Kutai Barat. Namun akses menuju ke sana sampai hari ini belum baik-baik saja. Tanjakan masih tinggi, batu-batuan masih menguasai sebagian jalan sehingga ban kendaraan mudah rusak,” kata M. Taufiq, Rabu, 10 Juni 2026.

Menurutnya, kondisi jalan semakin sulit dilalui ketika cuaca mendung dan hujan turun. Lumpur yang menutupi badan jalan membuat kendaraan harus bergerak dengan sangat hati-hati, sementara lubang yang dalam berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Ketika mendung dan hujan, kerusakan jalan terasa semakin parah. Banyak masyarakat yang hendak berbelanja atau sekadar berakhir pekan ke Kutai Barat mengeluhkan kondisi ini. Kadang kami bertanya dalam hati, apakah masyarakat di pedalaman sudah benar-benar merdeka jika hingga kini masih dihantui jalan yang kurang baik,” ujarnya.

Keluhan tersebut mencerminkan harapan masyarakat agar pembangunan jalan lintas Mahakam Ulu–Kutai Barat dapat diselesaikan sesuai target. Infrastruktur yang memadai dinilai menjadi kebutuhan mendasar untuk memperlancar mobilitas warga, menekan biaya transportasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan dan pedalaman.

Penyelesaian proyek jalan yang ditargetkan selesai pada akhir 2027 diharapkan mampu mengakhiri berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, distribusi barang, pelayanan publik, serta aktivitas sosial dan ekonomi di Mahakam Ulu diproyeksikan semakin meningkat dan memberikan manfaat bagi seluruh warga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....