Optimalisasi Pajak Kendaraan Dinas Dorong Kemandirian PAD Mahulu

  • 04 Feb 2026 14:48 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu – Optimalisasi pajak kendaraan bermotor dinilai menjadi langkah strategis di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi. Kebijakan tersebut berdampak pada keterbatasan ruang fiskal pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Mahakam Ulu.

Dalam kondisi tersebut, pemerintah daerah dituntut lebih kreatif menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu sektor yang dinilai memiliki peluang besar adalah pajak kendaraan bermotor yang beroperasi di wilayah Mahakam Ulu.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mahakam Ulu memandang perlu adanya perhatian serius terhadap sektor pajak kendaraan. Upaya penertiban administrasi dan kepatuhan wajib pajak menjadi bagian penting dari strategi peningkatan PAD.

Ketua Komisi II DPRD Mahakam Ulu, Gohen Merang Sapulete, menilai ketergantungan terhadap anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi harus dikurangi. Menurutnya, kondisi efisiensi anggaran saat ini menjadi momentum bagi daerah untuk memperkuat sumber pendapatan sendiri.

“Pemda tidak bisa hanya berharap anggaran dari provinsi dan pusat, terlebih sekarang dalam kondisi efisiensi anggaran, daerah perlu memaksimalkan potensi yang ada di wilayahnya,” ujar Gohen, Rabu, 4 Februari 2026.

Selain meningkatkan pendapatan, optimalisasi pajak kendaraan juga dinilai mendorong tertib administrasi dan kepatuhan hukum. Hal ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengelolaan keuangan daerah yang lebih berkelanjutan.

Gohen menyebut pajak kendaraan bermotor dapat menjadi salah satu sumber yang realistis untuk meningkatkan PAD Mahakam Ulu. “Maka pajak kendaraan ini bisa menjadi salah satu sumber untuk menambah PAD Mahulu,” katanya.

DPRD Mahakam Ulu mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dengan instansi terkait. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan penerimaan pajak kendaraan dan mendukung pembiayaan pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....