Distribusi Energi dan Bahan Pokok Mahulu Terkendala Kemarau

  • 27 Jan 2026 15:05 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu – Musim kemarau di Kabupaten Mahakam Ulu berdampak langsung terhadap distribusi energi dan bahan kebutuhan pokok di Kecamatan Long Apari. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan pasokan yang berujung pada lonjakan harga di tingkat masyarakat wilayah hulu riam tersebut.

Terhambatnya distribusi terutama dipicu oleh menurunnya debit air sungai yang menjadi jalur utama transportasi. Akses sungai yang mengalami pendangkalan menyulitkan pengangkutan logistik ke wilayah itu.

Keterbatasan pasokan energi turut dirasakan pada ketersediaan bahan bakar minyak di tingkat kecamatan. Dampak ini berpengaruh pada aktivitas masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok lainnya.

Camat Long Apari, Petrus Ngo, mengatakan ketersediaan bahan bakar minyak di APMS saat ini sangat terbatas. “Kondisi ini disebabkan sulitnya pengangkutan selama musim kemarau karena akses sungai mengalami pendangkalan,” ujarnya, Selasa, 27 Januari 2026.

Menurut Petrus, transportasi sungai menjadi satu-satunya jalur utama distribusi logistik ke Long Apari. Ketika air surut, kapal pengangkut tidak dapat beroperasi secara maksimal. Pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi dampak berkepanjangan. Upaya ini dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat terpenuhi.

“Kami hanya mengandalkan jalur sungai, dan saat ini kondisinya tidak memungkinkan untuk pengangkutan dalam jumlah besar,” katanya. Ia menyebut situasi tersebut berdampak langsung pada pasokan dan harga barang di masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan energi dan bahan pokok secara bijak selama kondisi kemarau berlangsung. Pemerintah daerah diharapkan dapat segera mengambil langkah strategis guna menjaga stabilitas pasokan dan harga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....