Tips olahraga agar tetap bugar selama puasa
- 12 Mar 2025 16:23 WIB
- Sendawar
KBRN,Sendawar : Kata siapa tidak boleh berolahraga saat puasa? Olahraga saat Ramadan, termasuk lari, memiliki sejumlah manfaat baik untuk tubuh. Mulai dari membantu menurunkan berat badan, menjaga kekuatan otot, hingga mempertahankan energi dan kebugaran tubuh.
Namun, sering kali, puasa Ramadan identik dengan kondisi tubuh yang lemas dan kurang bertenaga, terutama mendekati waktu buka puasa. Tak sedikit perempuan merasa ragu untuk berolahraga lari, karena khawatir tidak kuat beraktivitas fisik dalam keadaan perut kosong.
Di bulan Ramadan, energimu tidak akan sebanyak saat kamu tidak berpuasa. Oleh sebab itu, untuk memastikan kamu bisa berlari dengan aman, turunkan intensitas larimu. Dikutip dari Runner’s World, pelari asal Inggris Haroon Mota mengatakan bahwa mendengarkan sinyal dari tubuhmu sendiri akan sangat membantu dalam menetapkan goals berlari.
“Prinsip yang sama masih berlaku soal berlari dengan pintar, mendengarkan tubuhmu, dan mengelola ekspektasi. Menurut saya, itulah pesan utamanya. Jika Anda berlatih untuk race, tidak apa-apa, berlatihlah. Namun, bersiaplah untuk menyesuaikan goals dan berfokuslah pada merasa nyaman, percaya diri, dan sehat saat berlari,” kata Haroon.
Jadi, jika di bulan lainnya anda biasa berlari hampir setiap hari dalam sepekan, kamu bisa menurunkan intensitas menjadi tiga kali dalam sepekan selama Ramadan. Ingat, sesuaikan dengan kemampuan dan berfokuslah pada konsistensi.
Waktu Terbaik untuk Berolahraga Saat Puasa
Salah satu kunci utama berolahraga di bulan puasa adalah memilih waktu yang tepat.
Berikut adalah beberapa pilihan waktu yang bisa dipertimbangkan:
• Sebelum Berbuka (Sore Hari)
Berolahraga sekitar 30-60 menit sebelum berbuka adalah pilihan ideal. Tubuh berada dalam kondisi membakar lemak karena perut kosong, sehingga efektif untuk menjaga berat badan. Setelah berolahraga, tubuh bisa langsung mendapatkan asupan energi dari makanan berbuka.
• Setelah Berbuka Puasa
Setelah berbuka dan menjalankan ibadah Maghrib, tubuh sudah memiliki cadangan energi yang cukup untuk berolahraga ringan hingga sedang. Hindari aktivitas yang terlalu berat agar tidak mengganggu pencernaan.
• Sebelum Sahur
Meskipun jarang dilakukan, beberapa orang memilih berolahraga ringan sebelum sahur. Jenis olahraga seperti stretching atau yoga bisa menjadi pilihan untuk menjaga fleksibilitas tubuh.
Kemudia Olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang lebih disarankan agar tubuh tidak kelelahan. Berikut beberapa olahraga yang bisa dipilih:
• Jalan Santai atau Jogging Ringan
Berjalan santai di sore hari sebelum berbuka bisa menjadi pilihan yang menyegarkan dan tidak terlalu membebani tubuh.
• Yoga atau Stretching
Latihan peregangan membantu menjaga fleksibilitas otot dan mengurangi stres.
• Latihan Kekuatan Ringan
Menggunakan beban tubuh atau dumbbell ringan untuk latihan kekuatan bisa membantu mempertahankan massa otot tanpa membebani tubuh secara berlebihan
• Bersepeda Santai
Bersepeda dengan kecepatan rendah bisa menjadi olahraga yang menyenangkan, terutama dilakukan di sore hari menjelang berbuka.
Dengan memilih waktu yang tepat dan jenis olahraga yang sesuai, kita bisa tetap menjaga kebugaran tanpa mengganggu ibadah dan aktivitas sehari-hari. Tetaplah mendengarkan tubuh, mengatur pola makan dengan baik, dan tetap semangat menjalani Ramadan dengan sehat dan bugar!
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....