Ramadan Jadi Momentum Introspeksi dan Penguatan Diri
- 28 Feb 2026 21:38 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Ramadan dimaknai Wisnu sebagai momentum refleksi dan penguatan diri. Bagi Wisnu, warga asal Samarinda yang bekerja di Kutai Barat (Kubar) tersebut, puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus.
Ia menilai, esensi puasa justru terletak pada kemampuan menahan emosi, ucapan, dan pikiran agar tetap terkendali selama menjalankan ibadah.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tapi juga melatih kita menahan emosi, ucapan, dan pikiran,” kata Wisnu, Sabtu 28 Februari 2026.
Wisnu menambahkan, Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas hubungan spiritual dengan Allah SWT. Ia menyebut momen ini sebagai kesempatan memperbaiki diri dari kesalahan masa lalu.
“Puasa ini kesempatan memperbaiki diri, memperkuat hubungan dengan Allah, dan memperbanyak pahala,” ujarnya.
Selain aspek spiritual, ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan kepedulian sosial selama Ramadan. Menurutnya, ibadah puasa seharusnya mendorong umat untuk lebih peka terhadap kondisi sesama.
“Yang tidak kalah penting, meningkatkan kepedulian dengan sesama, terutama yang membutuhkan. Ini momentum untuk menumbuhkan empati dan saling berbagi,” ucapnya.
Wisny pun bersyukur hingga kini dapat menjalankan puasa dengan lancar. Baginya, kedewasaan membawa kesadaran untuk menjaga konsistensi ibadah tanpa meninggalkannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....