Disiplin Latihan dan Jaga Pola Hidup Sehat, Atlet Pencak Silat Kubar Bidik Prestasi

  • 08 Agt 2026 07:35 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar- Atlet pencak silat Kutai Barat (Kubar), Mustofa nurun tazala Ibnu Mahfudzi, terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim). Berbagai program latihan dijalani secara konsisten untuk meningkatkan kemampuan fisik, teknik, hingga strategi bertanding demi meraih hasil terbaik pada ajang olahraga bergengsi tersebut.

Mustofa mengatakan dirinya mulai menekuni pencak silat sejak duduk di bangku kelas 1 SMP pada 2014. Ketertarikannya terhadap olahraga ini bukan hanya karena aspek bela diri, tetapi juga karena pencak silat merupakan warisan budaya asli Indonesia yang mengajarkan nilai seni, etika, disiplin, dan rasa hormat kepada sesama.

Ia mengaku salah satu pencapaian paling berkesan selama menjadi atlet adalah saat berhasil meraih juara III tingkat Provinsi Jawa Timur pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa se-Jawa Timur saat mewakili Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

"Prestasi itu menjadi kebanggaan bagi saya karena diraih melalui proses latihan yang panjang dan penuh perjuangan," Katanya,Jumat 7 Agustus 2026.

Menghadapi Porprov Kaltim, Mustofa menjalani latihan secara bertahap sesuai program yang telah disusun pelatih. Selain meningkatkan kondisi fisik, ia juga mengasah teknik dan strategi bertanding serta menerapkan pola hidup sehat.

"Saya menjaga waktu istirahat, tidak tidur lebih dari pukul 22.00, bangun pagi untuk pemulihan, serta menghindari makanan berlemak, berminyak, sambal, dan minuman es agar kondisi tubuh tetap prima," katanya.

Meski demikian, perjalanan sebagai atlet tidak lepas dari tantangan. Mustofa mengaku pernah mengalami cedera ringan hingga berat selama berlatih maupun bertanding. Selain itu, ia juga harus melawan rasa malas dan menempuh perjalanan sekitar 16 kilometer menuju lokasi latihan.

"Semua itu tidak mengurangi semangat saya. Justru menjadi motivasi untuk terus disiplin dan berkembang," ucapnya.

Mustofa menargetkan mampu meraih gelar juara pada Porprov Kaltim. Menurutnya, target tersebut harus diwujudkan melalui kerja keras, bukan sekadar angan-angan. Ia juga memegang teguh pesan pelatihnya.

"Jika musuhmu sedang berjalan maka kamu harus berlari. Jika musuhmu berlari maka kamu harus dua kali lebih cepat. Jadi jangan protes kalau belum memahami proses."

Ia juga menilai perkembangan pencak silat di Kutai Barat semakin pesat dengan banyaknya perguruan yang aktif melakukan pembinaan, seperti PSHT, Persinas ASAD, Ikatan Pencak Silat Kera Sakti, Tapak Suci, PSCP, dan perguruan lainnya. Mustofa berharap semakin banyak generasi muda yang mencintai pencak silat sebagai sarana membentuk karakter, disiplin, mental yang kuat, serta menjaga kelestarian budaya Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....