Minim Fasilitas, Atletik Kutai Barat Tetap Berlatih Demi Medali Porprov
- 30 Jun 2026 07:03 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Keterbatasan fasilitas latihan tidak menyurutkan semangat atlet atletik Kutai Barat dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser. Hingga kini, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kutai Barat masih menghadapi kendala belum tersedianya lintasan atletik standar serta arena lompat jauh dan lompat tinggi.
Ketua PASI Kutai Barat, Rusman Diansyah mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan utama dalam pembinaan atlet. Sejumlah nomor atletik belum dapat dilatih secara maksimal karena keterbatasan sarana yang tersedia di daerah.
"Kami belum memiliki lintasan atletik yang memadai untuk nomor lari. Begitu juga fasilitas lompat jauh dan lompat tinggi masih belum tersedia. Padahal nomor-nomor ini yang kita ikuti di Porprov," katanya di arena latihan atletik Kompleks Islamic Center Melak, Senin 29 Juni 2026.
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, PASI menerapkan pola latihan yang menyesuaikan kondisi atlet. Olahragawan yang sedang menempuh pendidikan di Samarinda menjalani latihan di stadion setempat, sedangkan atlet yang berada di Kutai Barat berlatih di kawasan Islamic Center Melak maupun memanfaatkan fasilitas sekolah.
Pelatih PASI Kutai Barat, Maulidin Tasmin, mengatakan program latihan tetap berjalan meski fasilitas belum ideal. Bahkan, pihaknya membuat arena lompat jauh sederhana agar atlet tetap dapat menjalani latihan teknik sesuai kebutuhan.
"Kami tidak ingin keterbatasan fasilitas menghambat persiapan atlet. Latihan tetap berjalan setiap hari dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Untuk nomor lompat jauh kami buat tempat latihan sederhana agar atlet tetap bisa berlatih," ujarnya.
Atlet lari Kutai Barat, Berin, juga mengaku harus beradaptasi dengan kondisi tersebut. Selain berlatih di kawasan Islamic Center, ia kerap memanfaatkan jalan di sekitar Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat sebagai lintasan latihan.
"Lintasan di stadion belum terawat dan terkadang tidak bisa digunakan. Karena itu saya sering latihan lari mengelilingi kawasan kantor pemerintah agar program latihan tetap berjalan," katanya.
Meski menghadapi berbagai keterbatasan, PASI Kutai Barat tetap optimistis mampu bersaing pada Porprov Kalimantan Timur 2026. Sebanyak 19 atlet yang lolos Babak Kualifikasi (BK) terus menjalani latihan intensif dengan harapan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan perolehan medali bagi Kutai Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....