Tatap Porprov, Atlet Boling Kubar Berjuang di tengah Minimnya Dana dan Fasilitas

  • 04 Jun 2026 06:51 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Di tengah target meraih prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser, atlet Boling Kutai Barat masih menghadapi sejumlah kendala. Keterbatasan peralatan latihan seperti bola dan sepatu, serta tingginya biaya latihan, menjadi tantangan yang harus dihadapi selama masa persiapan.

Sekretaris Umum Boling Kutai Barat, Annisa Asri Henly Putri, mengatakan kebutuhan peralatan menjadi salah satu persoalan utama yang dirasakan para atlet. Tidak semua atlet memiliki perlengkapan yang memadai untuk menunjang latihan secara maksimal.

"Untuk kendala, yang paling utama itu dari bola dan juga dana untuk latihan. Beberapa atlet juga masih kekurangan perlengkapan seperti bola dan sepatu latihan," ujarnya saat ditemui di sela kunjungan Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, ke lokasi latihan atlet Kubar di Samarinda, Rabu 3 Juni 2026.

Menurut Annisa, biaya latihan juga menjadi beban tersendiri karena atlet harus menjalani program latihan secara rutin sebanyak lima kali dalam sepekan. Meskipun telah mendapatkan potongan biaya latihan sebagai persiapan menuju Porprov, kebutuhan anggaran tetap cukup besar.

Kondisi tersebut tidak membuat para atlet menyerah. Justru sebaliknya, mereka terus berupaya menjaga semangat dan konsistensi latihan demi meraih hasil terbaik pada Porprov mendatang.

Optimisme itu didukung oleh capaian yang diraih pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov. Tim Boling Kutai Barat berhasil membawa pulang dua medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu, sekaligus menempati peringkat ketiga pada klasemen akhir cabang olahraga boling.

Hanna mengaku, Pengkab Persatuan Boling Indonesia (PBI) Kutai Barat telah menyiapkan 10 atlet yang terdiri atas lima putra dan lima putri untuk berlaga di Porprov Kaltim November mendatang. Selain menjalani latihan rutin, tim juga masih menunggu program training center (TC) dari pelatih yang berada di Jakarta.

Sementara Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, mengapresiasi kegigihan para atlet yang tetap berlatih meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan. Menurutnya, semangat juang seperti itu menjadi modal penting untuk meraih prestasi.

"Keterbatasan tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berjuang. Saya melihat atlet Boling Kubar tetap memiliki semangat yang tinggi untuk berprestasi dan membawa nama baik daerah," kata Alsiyus.

Ia menegaskan KONI Kutai Barat akan mendukung penuh kebutuhan pembinaan atlet sesuai kemampuan yang dimiliki. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar para atlet dapat menjalani program latihan dengan lebih optimal dan fokus menghadapi Porprov Kaltim 2026.

"KONI Kubar akan terus berupaya memberikan dukungan terbaik bagi atlet dan cabang olahraga. Harapan kami, atlet tetap semangat berlatih dan mampu memberikan prestasi terbaik untuk Kutai Barat," ujarnya.

Para atlet Boling Kubar saat ini menjalani latihan di Samarinda karena hingga kini Kabupaten Kutai Barat belum memiliki arena boling yang dapat digunakan untuk pembinaan dan latihan.

Kondisi tersebut membuat atlet harus berlatih di luar daerah untuk menjaga kemampuan dan meningkatkan kesiapan menghadapi Porprov Kaltim 2026.

Karena itu, PBI Kutai Barat berharap adanya dukungan dari KONI dan pemerintah daerah untuk menghadirkan fasilitas latihan boling di daerah. Kehadiran arena boling dinilai penting untuk menunjang pembinaan atlet secara berkelanjutan sekaligus mempersiapkan atlet lebih matang menghadapi berbagai kejuaraan di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....