Saat 'Tukang Ledeng' Se-Kaltim Beradu Sportivitas di Ajang Porda Perpamsi Kubar

  • 25 Jun 2026 21:18 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Ada pemandangan berbeda di Kabupaten Kutai Barat sejak 24 Juni 2026. Ratusan pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dari sembilan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur kini terlihat tangkas di arena olahraga.

Selama ini mereka lebih akrab dengan pipa, pompa, instalasi air, hingga memastikan air bersih mengalir ke rumah-rumah warga. Namun, selama empat hari di Kutai Barat, para "tukang ledeng" itu meninggalkan sejenak rutinitas mereka untuk bertanding di berbagai cabang olahraga.

Mereka hadir membawa semangat yang sama dalam ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) VII PD Perpamsi Kaltim di Kutai Barat yang dilaksanakan tanggl 24-27 Juni 2026.

“Selamat datang kepada seluruh kontingen dari Kabuatan/Kota se-Kalimantan Timur di Kabupaten Kutai Barat. Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan besar bagi kami karena dipercaya menjadi tuan rumah bagi agenda akbar dua tahunan ini,” ucap Wakil Bupati Kubar, Nanang Adriani saat menyambut ratusan atlet di acara pembukaan di Taman Budaya Sendawar, Rabu 24 Juni 2026 pagi.

Pekan Olahraga Daerah (Porda) VII PD Perpamsi Kalimantan Timur 2026 menjadi ruang pertemuan para insan pelayanan air bersih dari sembilan kabupaten dan kota. Mengenakan seragam kontingen masing-masing, mereka hadir bukan hanya untuk mengejar kemenangan, tetapi juga mempererat persaudaraan yang selama ini terjalin melalui profesi yang sama.

Sorak-sorai terdengar dari upacara defile yang berlangsung meriah. Kehangatana juga terdengar saat mereka mulai bertanding. Mulai dari lapangan voli, futsal, hingga arena bulu tangkis. Di sudut lain, pertandingan tenis meja dan catur berlangsung penuh konsentrasi.

Bahkan ada pula festival lagu dan ekshibisi memancing yang menambah semarak suasana. Di balik kompetisi, tawa dan canda antarpeserta menjadi pemandangan yang tak kalah menarik.

Direktur Perumdam Tirta Sendawar Kutai Barat, Untung Surapati, mengatakan Porda bukan sekadar perlombaan mencari juara. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi, menjaga kebugaran pegawai, sekaligus membangun sinergi antarsesama Perumdam di Kalimantan Timur.

Wakil bupati Kubar dan para pengurus menyambut kontingan dari 9 kabupaten kota saat acara pembukaan.

Menurut Untung, event ini adalah oase bagi para pegawai. " Perlombaan ini bukan sekedar ajang untuk mencari siapa yang menang dan kalah. Ini adalah momentum strategis untuk mempererat silaturahmi, memupuk kebersamaan, meningkatkan soliditas antara pegawai tukang ledeng se-Kalimantan Timur yang setelah lelah dalam kesahariannya melayani masyarakat dalam penyediaan air bersih,” ujarnya.

Mantan Ketua KONI Kubar ini menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan menjaga kebugaran fisik dan mental pegawai, meningkatkan produktivitas kerja, serta menjaring atlet-atlet berprestasi yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Perpamsi Nasional (Porpamnas) di Balikpapan pada Oktober 2026.

Semangat kebersamaan juga ditekankan Ketua PD Perpamsi Kalimantan Timur, Suparno. Meski jumlah peserta tahun ini berkurang akibat kebijakan efisiensi anggaran, Suparno mengapresiasi seluruh Perumdam yang tetap mengirimkan kontingen ke Kutai Barat.

"Bertandinglah dengan menjunjung tinggi sportivitas, jaga fair play, hormati lawan dan wasit. Bersaing di arena, tetapi kita tetap satu keluarga besar tukang ledeng se-Kalimantan Timur," ucapnya memberi pesan kepada para atlet.

Menurut Suparno, Porda bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah ikut menghidupkan pelaku usaha kecil melalui bazar UMKM yang digelar bersamaan dengan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Adriani, menyebut Porda memiliki makna lebih luas dibanding sekadar perebutan medali. Di tengah tanggung jawab besar insan Perumdam dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat, kegiatan seperti ini dinilai penting untuk menjaga semangat kerja dan mempererat hubungan antarkaryawan.

"Porda Perpamsi bukan sekadar ajang perebutan medali, melainkan menjadi sarana penyegaran, penguat silaturahmi, dan peningkatan motivasi kerja. Kami juga mengajak seluruh peserta menikmati keramahan masyarakat, kuliner, dan keindahan wisata Kutai Barat," katanya.

Selain pertandingan olahraga, para kontingen juga memanfaatkan kesempatan untuk saling bertukar pengalaman mengenai pengelolaan perusahaan dan pelayanan air minum di daerah masing-masing. Momen inilah yang membuat Porda Perpamsi berbeda dari kompetisi olahraga pada umumnya.

Pada akhirnya, Porda VII Perpamsi Kaltim membuktikan bahwa para "tukang ledeng" bukan hanya piawai menjaga aliran air tetap mengalir ke masyarakat. Di lapangan olahraga, mereka juga mampu menunjukkan semangat sportivitas, persaudaraan, dan kekompakan yang mengalir tanpa henti, sama seperti pelayanan air bersih yang setiap hari mereka perjuangkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....