KONI Kubar Pastikan Anggaran Cabor Cair Penuh, Alsiyus: Tak Ada Pemotongan Sepihak
- 18 Jun 2026 05:30 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat, Alsiyus, mengeluarkan instruksi tegas terkait pengelolaan dana pembinaan atlet. Ia memastikan bahwa seluruh anggaran untuk Cabang Olahraga (Cabor) akan disalurkan secara penuh dan transparan sesuai kebutuhan masing-masing organisasi.
Alsiyus menjamin tidak ada lagi praktik pemotongan anggaran sepihak yang selama ini sering dikeluhkan para pengurus Cabor. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata KONI dalam mempercepat peningkatan kualitas latihan dan kesejahteraan atlet di daerah.
"KONI berkomitmen penuh agar anggaran Cabor tidak dipotong. Saya pastikan ke depan anggaran harus sepenuhnya kembali ke Cabor untuk kepentingan pembinaan atlet. Jika ada pemotongan, itu hanya untuk kewajiban regulasi seperti pajak, selebihnya kita serahkan utuh ke Cabor," kata Alsiyus saat melakukan kunjungan ke lokasi latihan atlet dayung di Kampung Kelumpang, Selasa 16 Juni 2026.
Langkah tegas ini menjadi angin segar bagi para pengurus Cabor yang selama ini berjuang dengan anggaran terbatas. Dengan kepastian dana yang diterima sesuai dengan kebutuhan di lapangan, Alsiyus berharap para pengurus dapat lebih fokus menyusun program pelatihan yang efektif dan efisien guna mendongkrak prestasi.
Ia menekankan bahwa transparansi anggaran adalah kunci agar roda organisasi olahraga dapat berjalan maksimal. Bagi Alsiyus, setiap rupiah yang dialokasikan pemerintah untuk Cabor harus dirasakan langsung manfaatnya oleh atlet, baik itu melalui perbaikan sarana latihan maupun pemenuhan kebutuhan operasional tim.
"Anggaran besar yang kita alokasikan memang harus tepat sasaran sesuai kebutuhan. Saya ingin pengurus Cabor tidak lagi terbebani masalah administrasi yang menghambat, sehingga konsentrasi mereka sepenuhnya tercurah pada pembinaan dan prestasi atlet kita," ujarnya.
Tidak hanya itu, orang nomor satu di induk olahraga ini juga berjanji untuk memperjuangkan bonus atlet yang sudah lebih 10 tahun tidak ada kenaikan.
"Saya sudah mengusulkan ke Bupati, dan beliau telah menyetujui bonus naik. Untuk peraih medali emas akan mendapatkan Rp50 juta, perak Rp30 juta, dan perunggu Rp20 juta. Ini bentuk nyata perhatian pemerintah agar atlet lebih bersemangat mengejar prestasi," ucap Alsiyus disambut tepuk tangan para atlet dan jajaran pengurus Cabor dayung.
Komitmen ini diharapkan menjadi titik balik bagi perbaikan tata kelola olahraga di Kutai Barat, sekaligus memberikan kepastian bagi atlet bahwa pemerintah daerah serius dalam mendukung perjalanan mereka meraih medali di berbagai ajang bergengsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....