PBSI Kutai Barat Tegaskan Seleksi Atlet Porprov Bebas Titipan dan Nepotisme

  • 08 Jun 2026 13:49 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kabupaten Kutai Barat menegaskan proses seleksi atlet bulu tangkis menuju Porprov Kaltim 2026 berlangsung terbuka dan bebas dari praktik titipan maupun nepotisme.

Seluruh atlet yang terpilih dipastikan murni berdasarkan kemampuan dan hasil pertandingan di lapangan.

Ketua PBSI Kutai Barat, Leo, mengatakan pihaknya ingin menjaga marwah olahraga dengan menghadirkan seleksi yang jujur dan profesional. Karena itu, setiap peserta wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi tanpa perlakuan khusus.

“Seleksi ini murni tidak ada titip-titip dan konco-koncoan. Kalau dia tidak hebat, pasti tidak terpilih. Sebaik apa pun dia, kalau kalah di seleksi ini tetap tidak lolos,” ujar Leo di lokasi seleksi yang digelar di Gedung Pembinaan (PB) bulu tangkis Sempekat Junior Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Minggu 7 Juni 2026.

Dia menyebut sebanyak 50 atlet dari berbagai kecamatan di Kutai Barat mengikuti seleksi terbuka tersebut. Mereka terdiri dari 22 atlet putri dan 28 atlet putra yang bersaing memperebutkan tempat dalam skuad Porprov 2026.

PBSI menilai kemampuan teknik, fisik, mental, dan keuletan atlet selama proses seleksi berlangsung. Dari hasil tersebut, PBSI akan memilih 16 atlet terbaik, masing-masing delapan putra dan delapan putri.

Leo menegaskan seleksi terbuka menjadi bagian penting dalam membangun regenerasi atlet lokal Kutai Barat yang berkualitas dan berprestasi.

“Kami ingin berdiri tegak menggunakan atlet asli Kutai Barat. Kami berpikir jangka panjang untuk regenerasi atlet daerah,” katanya.

Selain kemampuan bermain, PBSI juga mewajibkan seluruh peserta memiliki identitas Kutai Barat, seperti KTP dan kartu keluarga. Langkah itu dilakukan agar pembinaan atlet benar-benar berfokus pada putra-putri daerah.

Setelah seleksi selesai, para atlet yang lolos akan menjalani training center (TC) selama dua bulan untuk mempersiapkan diri menghadapi Porprov Kaltim.

PBSI optimistis sistem seleksi terbuka dan pembinaan yang disiplin akan melahirkan atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama Kutai Barat di tingkat provinsi.

“Kami tidak banyak berjanji, tetapi kami akan terus berjuang dan bekerja untuk prestasi atlet Kutai Barat,” ucap Leo.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....