PBSI Kubar Gandeng TNI-Polri untuk Latihan Fisik Atlet
- 27 Mei 2026 10:36 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kutai Barat menggandeng unsur TNI dan Polri untuk membantu meningkatkan kemampuan fisik atlet bulu tangkis yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026.
Ketua PBSI Kutai Barat, Leo mengatakan keterlibatan TNI-Polri akan dilakukan dalam program training center (TC) setelah proses seleksi atlet selesai dilaksanakan. Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk membentuk kondisi fisik atlet agar lebih siap menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
“TC-nya nanti kita gunakan TNI-Polri untuk membantu karena mereka punya spesifikasinya,” ujarnya saat ditemui di pusat latihan bulu tangkis Barong Tongkok, Selasa 26 Mei 2026.
Leo menjelaskan pembinaan fisik menjadi salah satu fokus utama PBSI Kutai Barat selain kemampuan teknik bermain. Ia menilai atlet bulu tangkis membutuhkan stamina, kekuatan, dan disiplin latihan yang baik agar mampu tampil maksimal saat bertanding.
Selain menyiapkan TC, PBSI juga terus menjalankan latihan rutin jangka panjang sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Latihan dilakukan setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu.
Khusus pada hari Sabtu, latihan difokuskan untuk peningkatan fisik yang dilaksanakan di kawasan Alun-Alun Itho Sendawar. Program tersebut diharapkan mampu membentuk daya tahan tubuh dan mental atlet sebelum turun di ajang Porprov.
Menurut Leo, pembinaan atlet bulu tangkis di Kutai Barat saat ini tidak hanya terpusat di Kecamatan Melak, tetapi mulai berkembang hingga beberapa wilayah lain seperti Muara Lawa dan Terajuk.
“Pembinaan sudah kita coba kembangkan sampai di kecamatan-kecamatan,” katanya.
Ia mengakui pengembangan olahraga bulu tangkis di daerah masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan jumlah atlet aktif di beberapa wilayah. Namun, semangat para pelatih dan pembina untuk terus membina atlet muda menjadi kekuatan utama dalam menjaga perkembangan olahraga tersebut.
Leo berharap pola latihan yang terstruktur, ditambah dukungan TNI-Polri dalam pembinaan fisik, dapat meningkatkan kualitas atlet Kutai Barat sehingga mampu tampil kompetitif dan mengharumkan nama daerah di Porprov Kaltim 2026.
Menurutnya, keberhasilan atlet nantinya diharapkan tidak hanya membawa prestasi bagi daerah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Kutai Barat untuk lebih aktif berolahraga dan mengejar prestasi di bidang tepok bulu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....