PERTINA Kutai Barat Target Raih 5 Medali di Porprov Paser
- 30 Mei 2026 03:46 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) kabupaten Kutai Barat menargetkan raihan lima medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser, bulan November mendatang.
Target tersebut dipasang setelah enam atlet tinju Kutai Barat dipastikan lolos dan akan mewakili daerah pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Ketua PERTINA Kutai Barat, Evi Mona Anggraeni, mengatakan keenam atlet yang lolos terdiri dari tiga atlet putra dan tiga atlet putri tingkat SMA.
“Yang lolos ada enam atlet. Putri tiga dan laki-laki tiga,” kata Epi saat ditemui usai kunjungan Ketua KONI Kutai Barat ke pusat latihan atlet, Kelurahan Barong Tongkok, Kubar, Jumat 29 Mei 2026.
Evi menjelaskan, target lima medali tersebut mengacu pada hasil yang berhasil diraih atlet tinju Kutai Barat pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov sebelumnya.
“Minimal kami sama seperti BK kemarin, dua emas dan tiga perunggu. Kalau bisa lebih, itu harapan kami dari Pertina,” ujarnya.
Menurut Evi, meski dengan keterbatasan fasilitas latihan, perkembangan prestasi atlet tinju Kutai Barat terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada Kejuaraan Gubernur, atlet tinju Kubar berhasil meraih satu medali perunggu. Kemudian di ajang POPDA berhasil membawa pulang satu medali emas dan satu perunggu.
Sementara pada Babak Kualifikasi Porprov, atlet tinju Kutai Barat sukses meraih dua medali emas dan tiga medali perunggu. “Secara mental dan skill anak-anak cukup siap sekali,” katanya.
Ia menilai pengalaman bertanding di sejumlah kejuaraan tingkat provinsi menjadi modal penting bagi atlet menghadapi persaingan di Porprov Paser mendatang.
Pelatih tinju Kutai Barat, Agiel Sepgu Chinda juga optimistis para atlet mampu bersaing di Porprov setelah menjalani berbagai pertandingan dan persiapan latihan.
“Dari Piala Gubernur, POPDA sampai BK kemarin, memang kita siap untuk Porprov ini,” kata Agiel.
Menurutnya, program training center (TC) nantinya akan lebih difokuskan pada peningkatan fisik, teknik dan mental atlet agar lebih siap menghadapi tekanan pertandingan.
“Untuk TC nanti fokusnya ke fisik, teknik dan mental. Mental ini penting sekali,” ujarnya.
Ia menjelaskan latihan sparring akan diperbanyak untuk membentuk mental bertanding atlet saat naik ke atas ring.
“Kita akan banyak sparring supaya mental terbentuk. Karena kalau naik ring nanti penonton ramai dan banyak teriakan, mental harus kuat,” katanya.
Meski optimistis, Agiel mengakui cabang olahraga tinju di Kutai Barat masih menghadapi keterbatasan fasilitas latihan. Hingga kini PERTINA Kutai Barat belum memiliki ring tinju sendiri, bahkan sejumlah samsak latihan sudah dalam kondisi usang.
“Kekurangannya tempat latihan dan samsak kita sangat terbatas,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya berharap adanya dukungan dari KONI Kutai Barat dan pemerintah daerah untuk membantu pengadaan fasilitas latihan agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih maksimal.
Menurut Agiel, perhatian yang diberikan Ketua KONI Kutai Barat saat mengunjungi lokasi latihan menjadi motivasi tambahan bagi atlet dan pelatih.
“Harapannya anak-anak semakin semangat lagi latihan dengan capaian yang lebih baik,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....