Perbasi Kubar Optimistis Tatap Porprov Kaltim meski Minim Sarana Latihan
- 29 Mei 2026 04:52 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) kabupaten Kutai Barat tetap optimistis menghadapi Porprov Kaltim 2026 meski masih dihadapkan pada keterbatasan sarana latihan dan minimnya kompetisi basket di daerah.
Sekretaris Umum Perbasi Kutai Barat, Ando, mengatakan selama ini Perbasi Kutai Barat rutin menggelar event basket kategori pelajar dan umum setiap tahun. Namun keterbatasan anggaran membuat pelaksanaan kompetisi belum bisa berjalan maksimal.
“Biasanya setahun sekali ada event pelajar dan umum. Karena anggaran terbatas, kami belum bisa memisahkan event khusus. Padahal target kami bagaimana anak-anak muda ini tertarik dan tetap terikat dengan basket, tentu harus lebih banyak event,” katanya saat ditemui di sela-sela latihan di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Kamis 28 Mei 2026.
Ando menilai keterbatasan fasilitas lapangan basket di kampung-kampung juga masih menjadi tantangan besar dalam pengembangan olahraga tersebut di Kutai Barat.
“Kalau sepak bola, voli, bulu tangkis hampir setiap kampung punya lapangan. Basket ini yang masih kurang. Makanya kami berharap ke depan ada sinergi antara KONI, pengurus, dan komunitas untuk membangun basket lebih kuat,” katanya.
Menurutnya dukungan dan perhatian dari KONI Kutai Barat menjadi suntikan semangat bagi pengurus maupun atlet basket yang tengah menjalani persiapan.
“Tentu kami sangat berterima kasih. Pengurusan KONI baru dilantik, Pak Alsiyus langsung gerak cepat berkunjung dan memberikan motivasi kepada atlet-atlet. Pesan yang disampaikan sangat positif dan membuat kami para pengurus semakin semangat,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Perbasi Kutai Barat, Iwan, mengungkapkan pihaknya saat ini tengah melakukan seleksi atlet untuk menghadapi Porprov Kaltim 2026 di Paser.
“Untuk saat ini sekitar 24 atlet, nanti disusutkan lagi menjadi 12 orang. Ada juga beberapa atlet yang sedang kuliah di Samarinda sehingga latihan dilakukan terpisah,” ujarnya.
Ia menyebut pada babak kualifikasi sebelumnya, Kutai Barat berhasil meloloskan empat tim pada kategori 3x3 dan 5x5 putra-putri.
Iwan berharap dukungan terhadap pembinaan basket terus meningkat, terutama dalam penyelenggaraan event dan penyediaan fasilitas latihan.
“Harapan kami minimal ada dua atau tiga event setiap tahun. Karena lewat event inilah anak-anak bisa terus termotivasi bermain basket. Target kami sederhana, bisa masuk zona medali,” katanya.
Menurutnya, regenerasi atlet basket di Kutai Barat sempat hampir terputus. Namun pengurus bersama klub basket terus berupaya menghidupkan kembali semangat olahraga tersebut melalui berbagai turnamen kecil yang digelar secara mandiri.
“Kami buat event kecil-kecilan walaupun tanpa hadiah. Yang penting anak-anak mau bermain lagi dan semangat basket bisa hidup kembali,” ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Barat, Alsiyus, mengunjungi pemusatan latihan Perbasi Kutai Barat di Jalan Ahmad Yani RT 11, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Senin 25 Mei 2026.
Dalam kunjungannya, Alsiyus menegaskan komitmen KONI Kutai Barat untuk mendukung pembinaan seluruh cabang olahraga, termasuk bola basket, melalui penguatan pembinaan atlet dan dukungan anggaran.
“Saya bangga melihat pembinaan usia dini di sini berjalan baik. Ada regenerasi atlet yang terus dibangun. Pemerintah dan KONI tentu mendukung penuh cabang olahraga yang ada di Kutai Barat,” kata Alsiyus.
Menurutnya, olahraga bukan hanya sarana meraih prestasi, tetapi juga menjadi wadah positif bagi generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif seperti narkoba.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah awal kepengurusan KONI Kutai Barat yang baru dilantik untuk menyerap aspirasi para atlet dan pengurus cabang olahraga di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....