Enam Petinju Kubar Lolos Porprov Kaltim 2026

  • 30 Mei 2026 03:32 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Sebanyak enam atlet tinju asal kabupaten Kutai Barat dipastikan lolos dan akan memperkuat daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026. Keenam atlet tersebut terdiri dari tiga petinju putra dan tiga petinju putri yang saat ini masih duduk di bangku SMA.

Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kutai Barat, Evi Mona Anggraeni mengatakan capaian tersebut menjadi hasil dari kerja keras atlet dan pelatih yang selama ini terus berlatih meski dengan keterbatasan fasilitas.

“Yang lolos ada enam atlet. Putri tiga dan laki-laki tiga,” kata Evi usai kunjungan Ketua KONI Kutai Barat ke lokasi latihan atlet di kawasan Busur, kecamatan Barong Tongkok, Jumat 29 Mei 2026.

Ia menjelaskan, saat ini Pertina Kutai Barat memiliki sekitar 20 atlet aktif mulai tingkat SD hingga SMA yang terus dibina secara bertahap untuk menghadapi berbagai kejuaraan.

Menurut Evi, perkembangan kemampuan atlet tinju Kutai Barat cukup menggembirakan. Selain teknik bertanding yang semakin meningkat, mental atlet juga dinilai semakin siap menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

“Secara mental dan skill cukup siap,” ujarnya.

Pengalaman mengikuti sejumlah kejuaraan menjadi modal penting bagi para atlet dalam menghadapi Porprov mendatang. Sebelumnya, atlet tinju Kutai Barat telah mengikuti Kejuaraan Gubernur, POPDA hingga Babak Kualifikasi Porprov.

Dari berbagai ajang tersebut, Pertina Kutai Barat berhasil membawa pulang sejumlah medali. Pada Kejuaraan Gubernur, atlet tinju Kubar meraih satu medali perunggu. Sementara di ajang POPDA berhasil meraih satu medali emas dan satu perunggu.

Prestasi kembali meningkat saat Babak Kualifikasi Porprov dengan raihan dua medali emas dan tiga perunggu.

Ketua PERTINA Kutai Barat didampingi pelatih tinju, memberikan keterangan pers di pusat latihan tijnu, kecamatan Barong Tongkok, Kubar, Jumat 29 Mei 2026. Foto: RRI Sendawar/Andreas.

Evi menilai hasil tersebut menjadi bukti bahwa atlet tinju Kutai Barat memiliki potensi besar untuk bersaing dengan daerah lain di Kalimantan Timur.

Meski demikian, ia mengakui cabang olahraga tinju masih menghadapi keterbatasan sarana latihan. Pertina Kutai Barat hingga kini belum memiliki sasana maupun ring tinju sendiri. Bahkan sejumlah perlengkapan latihan seperti samsak sudah dalam kondisi usang.

Namun keterbatasan itu tidak menyurutkan semangat para atlet untuk terus berlatih dan mengejar prestasi.

Evi berharap perhatian dan dukungan dari KONI Kutai Barat dapat menjadi motivasi tambahan bagi atlet untuk tampil lebih baik di Porprov Kaltim 2026.

“Harapannya anak-anak semakin semangat lagi latihan dengan capaian yang lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan target Pertina Kutai Barat pada Porprov mendatang minimal mampu mempertahankan raihan dua medali emas dan tiga perunggu seperti saat Babak Kualifikasi, bahkan berharap bisa menambah jumlah medali untuk mengharumkan nama daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....