Taekwondo Kubar Harap Perbanyak Event dan Uji Tanding jelang Porprov
- 27 Mei 2026 14:04 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Pengurus Taekwondo Kutai Barat berharap pelaksanaan event dan uji tanding bagi atlet dapat lebih diperbanyak guna mendukung peningkatan prestasi menjelang Porprov Kalimantan Timur 2026.
Pelatih Taekwondo Kutai Barat, Stivan, mengatakan minimnya kejuaraan yang digelar di daerah menjadi salah satu kendala dalam proses pembinaan atlet selama ini. Padahal, menurutnya, Taekwondo merupakan cabang olahraga yang sangat membutuhkan pengalaman bertanding untuk meningkatkan kemampuan atlet.
“Setelah tahun 2008 kita jarang sekali mengadakan event. Ini bisa menjadi bahan evaluasi juga bagi KONI Kutai Barat,” ujarnya saat ditemui usai Latihan di GOR Desnan Sendawar, Selasa 26 Mei 2026.
Ia mengungkapkan terakhir kali event besar Taekwondo digelar di Kutai Barat sekitar tahun 2008 dan saat itu Kutai Barat berhasil meraih juara umum. Namun setelah itu, intensitas kejuaraan di daerah dinilai mulai berkurang.
Menurutnya, keterbatasan event membuat atlet kurang memiliki jam terbang dan pengalaman menghadapi lawan dari daerah lain. Padahal pengalaman bertanding menjadi faktor penting dalam membentuk mental dan kesiapan atlet.
“Taekwondo ini olahraga yang memerlukan uji tanding. Semakin sering atlet bertanding, kemampuan dan mental mereka juga akan semakin terasah,” katanya.
Karena itu, pihaknya berharap atlet Taekwondo Kutai Barat bisa lebih sering diikutsertakan pada event resmi maupun nonresmi, baik di Kalimantan Timur maupun di luar daerah.
Ia menyebut di luar Kalimantan Timur, kejuaraan Taekwondo hampir selalu tersedia setiap bulan sehingga peluang untuk meningkatkan pengalaman atlet sebenarnya cukup terbuka.
“Kalau di luar Kaltim event hampir tiap bulan ada. Tinggal kita pilih mana yang mau diikuti. Saat ini kami sangat memerlukan uji tanding,” ujar Stiven.
Selain sebagai ajang menambah pengalaman, keikutsertaan dalam berbagai event juga dinilai penting untuk mengukur kemampuan atlet sebelum turun di Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.
Pengurus Taekwondo Kutai Barat berharap dukungan dari KONI dan pemerintah daerah dapat membantu membuka lebih banyak kesempatan bagi atlet untuk mengikuti kejuaraan sehingga pembinaan prestasi dapat berjalan lebih maksimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....